Perbanyak Turnamen, ESI Bulungan Siapkan Atlet Tembus Porprov dan PON

by Redaksi Kaltara

TANJUNG SELOR, MK — Esports Indonesia (ESI) Bulungan terus mengintensifkan pembinaan atlet dengan memperbanyak turnamen. Langkah ini dilakukan sebagai seleksi menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) hingga Pekan Olahraga Nasional (PON).

Ketua ESI Bulungan, M. Jupri Pangeran Khar mengatakan, turnamen kali ini diikuti kurang lebih 40 peserta. Meski mayoritas berasal dari Bulungan, ajang tersebut juga diikuti tim dari luar daerah.
“Pesertanya sekitar 40 lebih. Sebagian besar dari Bulungan, tetapi ada juga dari Berau, dua tim,” kata Jupri kepada Metro Kaltara, Minggu (21/12).

Ia menegaskan, turnamen ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas player. Dengan sering bertanding, jam terbang mereka meningkat dan mental kompetitifnya terbentuk. Dia mengakui, minimnya event esports di Tanjung Selor menjadi alasan ESI Bulungan memperbanyak kompetisi tahun ini. “Karena pertandingan masih sedikit, maka tahun ini kita buat lebih sering dibanding tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Jupri memastikan agenda turnamen akan terus berlanjut. Selain kompetisi, ESI Bulungan juga fokus pada pembinaan atlet.
“Dalam pembinaan, kami memfasilitasi atlet sesuai kebutuhan. Salah satu,kami fasilitasi gadget agar mereka tetap bisa berlatih,” katanya.

Tak hanya itu, ESI Bulungan juga menyiapkan sarana latihan dan pelatihan khusus. “Kami siapkan tempat latihan dan kursus untuk meningkatkan gameplay atlet,” ujarnya.

Saat ini, ESI Bulungan memiliki dua pelatih.
Menurutnya, peran pelatih sangat menentukan strategi permainan.
“Sebelum pertandingan dimulai, atlet mendengar instruksi pelatih terlebih dahulu. Strategi sudah disiapkan oleh pelatih,” katanya.

Dengan sistem tersebut, atlet dituntut menguasai berbagai hero di setiap role. “Makanya event ini penting untuk melihat sejauh mana hasil latihan dan potensi atlet,” jelasnya.

Terkait target prestasi, Jupri optimistis atlet Bulungan mampu bersaing. “Target kita lolos Porprov dulu. Dengan tim yang ada, saya cukup optimistis,” tegasnya.

Ia menambahkan, turnamen ini juga menjadi ajang seleksi. “Betul, ini bagian dari seleksi sebelum menuju PON,” katanya.

Meski sebelumnya telah dilakukan seleksi melalui ajang lain seperti Porkab Bulungan, evaluasi terus dilakukan.
“Ini juga seleksi. Atlet binaan ESI kita lihat perkembangannya sampai sejauh mana,” ujarnya.

Ia memastikan seluruh cabang esports berjalan terorganisasi. Setiap divisi punya tugas masing-masing dan bisa dipastikan berjalan dengan baik. Prestasi sebelumnya menjadi modal kepercayaan diri.
“Untuk PUBG, kita sudah pernah meraih emas. Ini menjadi motivasi agar prestasi bisa terus ditingkatkan,” pungkasnya.(Fy/red)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses