Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai Nunukan, Karantina Pertanian Tarakan Dorong Ekspor dan Tingkatkan Pengawasan

by Supriyadi Rodrigers

NUNUKAN, MK – Penguatan pengawasan lalulintas komoditas pertanian baik hewan dan tumbuhan sangat perlu dilakukan mengingat letak geografis Kabupaten Nunukan yang berbatasan dengan beberapa Negara yakni Malaysia dan Philipina. Letak geografis ini dapat menjadi keuntungan bagi Kab. Nunukan untuk memasarkan produknya, mengingat Kab. Nunukan memiliki potensi sumber daya alam yang besar terutama di bidang pertanian. Disisi lain kondisi tersebut dapat menjadi ancaman, salah satunya pemasukan komoditas pertanian secara ilegal.

Sebagai upaya memperkuat pengawasan di lapangan Karantina Pertanian Tarakan lakukan koordinasi dengan salah satu instansi terkait yaitu Bea dan Cukai Nunukan. Koordinasi dilakukan langsung oleh Kepala Karantina Pertanian Tarakan, drh. Akhmad Alfaraby beserta tim dan diterima baik oleh Kepala Bea Cukai Nunukan M. Solafudin.

drh. Akhmad Alfaraby mengungkapkan jalinan dan sinergi bersama di lapangan untuk menunjang pengawasan terkait lalu lintas komoditas pertanian antar negara sebagai upaya terlaksananya amanah UU No. 21 tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan.

“Patuh Karantina oleh masyarakat Kab. Nunukan harus benar-benar dilakukan mengingat Nunukan termasuk wilayah potensial untuk ekspor dan rawan untuk pemasukan ilegal, dengan kondisi tersebut dapat dilakuka patroli bersama dalam rangka pengawasan serta penindakan”, ujar Alfaraby saat berbincang dengan Kepala Bea Cukai Nunukan, M. Solafudin (*SR25)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: