Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api Di Nunukan Selatan Yang Hanguskan Lebih Dari 10 Hektare Lahan

by Redaksi Kaltara

Nunukan, MK – BPBD Kabupaten Nunukan bersama tim gabungan terus melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah Kecamatan Nunukan Selatan, Kamis (7/5/2026) malam.

Kebakaran yang terjadi sejak sekitar pukul 15.00 WITA tersebut hingga pukul 21.30 WITA masih belum dapat dipadamkan sepenuhnya akibat sulitnya medan di lokasi kejadian.
Karhutla terjadi di Jalan Lapas Nunukan, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan, tepatnya di belakang kawasan wisata Sei Lanuka Lapas Nunukan. Berdasarkan informasi warga sekitar, api mulai terlihat membakar lahan sejak sore hari dan terus meluas hingga diperkirakan lebih dari 10 hektare kawasan hutan dan lahan terdampak.

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, KPH Nunukan, Polres Nunukan, Brimob, Lapas Nunukan, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta warga sekitar langsung bergerak melakukan pemadaman dan pengamanan wilayah pemukiman warga. Api yang mengarah ke kawasan permukiman berhasil diamankan sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Namun proses pemadaman menghadapi berbagai kendala di lapangan. Titik api berada di area berbukit dan jurang yang cukup dalam sehingga sulit dijangkau kendaraan operasional maupun personel. Selain itu, minimnya sumber air, kondisi jalan rusak, serta terbatasnya penerangan pada malam hari membuat proses pemadaman berlangsung cukup berat.
Sejumlah armada dikerahkan dalam operasi penanganan tersebut, di antaranya mobil tangki Damkarhutla BPBD, mobil slip on BPBD, mobil pickup L300 BPBD, dua unit mobil slip on milik KPH, serta kendaraan roda dua milik BPBD, KPH, Polres, dan Brimob Nunukan.

Kasubbid Penyelamatan BPBD Kabupaten Nunukan, Hasan mengatakan pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan penanganan intensif hingga api benar-benar padam.

“Personel gabungan terus berupaya melakukan pemadaman semaksimal mungkin meskipun kondisi medan sangat sulit dan berbahaya. Prioritas utama kami adalah memastikan api tidak menjalar ke pemukiman warga serta menjaga keselamatan personel di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, Kasubbid Informasi sekaligus Ketua Koordinator Karhutla Nunukan Selatan, Dayat mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan di tengah cuaca panas yang berpotensi memicu kebakaran lebih luas.

“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar. Saat ini kondisi cuaca cukup kering sehingga api sangat cepat menyebar. Kami juga meminta masyarakat segera melapor apabila menemukan titik api baru,” ungkapnya.

Dalam kejadian tersebut, satu personel BPBD dilaporkan mengalami luka akibat sengatan lebah saat melakukan pemadaman di lokasi karhutla. Hingga saat ini tim gabungan masih melakukan pemantauan dan upaya pengendalian api yang bergerak mengarah ke wilayah utara kawasan Panamas, Kelurahan Mansapa. (**)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses