Sebatik Timur, MK – Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sebatik menjadi pusat kebersamaan masyarakat perbatasan saat ratusan warga memadati kawasan Tugu Patung Soekarno untuk mengikuti nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia 2026, Minggu (19/7/2026) malam hingga Senin (20/7/2026) dini hari.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Komandan Kodim 0911/Nunukan, Letkol Inf. Tony Prasetyo, S.Hub.Int., M.H.I., tersebut mendapat dukungan penuh dari pemerintah kecamatan di wilayah Sebatik sebagai wadah memperkuat sinergi antarinstansi sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat di kawasan perbatasan.
Lebih dari 500 warga hadir memadati area PLBN Sebatik. Turut bergabung Camat Sebatik Timur Zainal Abidinsyah, S.E., Camat Sebatik Utara Andi Calo, S.E., M.A.P., Danramil 0911-02/Sebatik, Wakapolsek Sebatik Timur, Danposal Sei Nyamuk, Danposal Sei Pancang, jajaran Babinsa, serta personel TNI-Polri.
Sebelum pertandingan dimulai, masyarakat disuguhi hiburan musik yang membawakan lagu-lagu nasional dan populer, serta penayangan dokumenter pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kabupaten Nunukan. Suasana hangat dan penuh keakraban mencerminkan eratnya kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.
Komandan Kodim 0911/Nunukan, Letkol Inf. Tony Prasetyo, mengatakan kegiatan tersebut bukan hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola dunia, tetapi juga momentum memperkuat semangat persatuan dan nasionalisme di wilayah perbatasan.
“Kegiatan nobar ini kami gelar sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh lapisan masyarakat. Di wilayah perbatasan ini, sinergi adalah kunci. Melalui momen olahraga universal seperti ini, kita ingin memperkuat kembali semangat persatuan, kebersamaan, dan nasionalisme kita sebagai bangsa Indonesia,” ujarnya.
Selain memperkuat kebersamaan, pemilihan PLBN Sebatik sebagai lokasi kegiatan juga dinilai memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Aktivitas warga yang berlangsung hingga dini hari turut menghidupkan warung dan kios milik pelaku UMKM di sekitar kawasan PLBN.
Camat Sebatik Timur, Zainal Abidinsyah, S.E., mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut karena mampu menghadirkan ruang interaksi yang positif bagi seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, sinergi yang terbangun melalui kegiatan sederhana seperti nonton bersama mampu memperkuat hubungan antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga keharmonisan wilayah perbatasan.
“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pak Dandim atas terselenggaranya kegiatan ini. Nobar Final Piala Dunia ini bukan sekadar hiburan semata bagi warga, melainkan wadah yang sangat efektif untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi antara TNI, Polri, pemerintah, serta masyarakat. Inilah cara kita membangun dan merawat semangat persatuan di wilayah perbatasan,” ungkapnya.
Pertandingan final yang mempertemukan Spanyol dan Argentina berlangsung sengit hingga peluit akhir. Masyarakat yang memadati kawasan PLBN mengikuti jalannya pertandingan dengan penuh antusias sebelum akhirnya Spanyol memastikan diri sebagai juara Piala Dunia 2026 setelah menang tipis 1-0 atas Argentina.
Kegiatan yang berlangsung hingga pagi hari tersebut berjalan aman, tertib, dan kondusif. Pemerintah Kecamatan menilai momentum kebersamaan seperti ini menjadi contoh nyata kolaborasi lintas sektor dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis, memperkuat rasa nasionalisme masyarakat perbatasan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemberdayaan pelaku UMKM di kawasan PLBN Sebatik. (**)

