Harkitnas Ke-118 Di Nunukan Dilanjutkan Dengan Ziarah Makam Pahlawan

by Redaksi Kaltara

Malinau, MK – Pemerintah Kabupaten Malinau mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-10 tingkat Provinsi Kalimantan Utara tahun 2026. Wakil Bupati Malinau, Jakaria, S.E., M.Si., menegaskan seluruh pihak harus serius dan maksimal dalam menyukseskan agenda keagamaan tersebut.

Hal itu disampaikan Jakaria saat memberikan arahan dalam rapat pembentukan panitia MTQ tingkat Provinsi Kaltara di Ruang Intulun, Rabu (20/5/2026).

Dalam arahannya, Jakaria menyampaikan bahwa Kabupaten Malinau resmi ditetapkan sebagai tuan rumah MTQ ke-10 tingkat Provinsi Kaltara berdasarkan Keputusan Gubernur Kalimantan Utara Nomor 100.3.3.1/217 Tahun 2026.

“Artinya Pemerintah Kabupaten Malinau melalui LPTQ bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan MTQ tingkat provinsi tahun 2026 dan bertanggung jawab langsung kepada Gubernur Kalimantan Utara,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan MTQ direncanakan berlangsung pada akhir Juni 2026. Pemerintah Provinsi Kaltara melalui LPTQ Provinsi juga telah menyiapkan dukungan anggaran yang diperuntukkan bagi dewan hakim, panitera, hadiah hingga piagam penghargaan.

Sementara itu, Pemkab Malinau diminta fokus menyiapkan arena pelaksanaan dan seluruh kebutuhan penunjang kegiatan.

Jakaria menekankan bahwa pelaksanaan MTQ bukan hanya tanggung jawab umat Islam, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat Malinau.

“Ini bukan kepentingan satu agama saja, tetapi kegiatan pemerintah daerah. Semua harus punya semangat yang sama, semangat Intimung untuk menyukseskan kegiatan ini,” katanya.

Ia juga meminta panitia bekerja maksimal hingga pelaksanaan selesai, termasuk memastikan kenyamanan peserta dan tamu dari seluruh kabupaten/kota se-Kaltara.

Menurutnya, pelaksanaan MTQ menjadi momentum penting untuk mempromosikan Kabupaten Malinau kepada para tamu dari luar daerah.

“Jangan sampai apa yang selama ini kami promosikan tentang Malinau sebagai daerah yang aman, bersih, indah dan nyaman justru berbeda dengan kenyataan yang mereka lihat di lapangan,” tegasnya.

Karena itu, Jakaria meminta seluruh sektor terkait seperti PLN, PDAM, Satpol PP hingga pemerintah kecamatan dan desa ikut terlibat aktif menjaga kenyamanan, keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.

Selain kesiapan teknis, Jakaria mendorong panitia memanfaatkan MTQ sebagai ajang promosi budaya dan produk lokal Malinau, mulai dari batik khas Malinau, tas anyaman, madu hutan hingga kuliner tradisional dan beras lokal Malinau.

“Kita ingin tamu-tamu yang datang bukan hanya mengikuti MTQ, tetapi juga mengenal budaya, wisata dan produk unggulan Kabupaten Malinau,” ujarnya.

Di akhir arahannya, Jakaria mengapresiasi semangat Sekretaris Daerah dan jajaran LPTQ Malinau yang telah aktif mempersiapkan berbagai kebutuhan pelaksanaan MTQ sejak awal.

Ia berharap seluruh panitia yang nantinya dibentuk benar-benar menjalankan tugas sesuai bidang masing-masing agar pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Kaltara di Malinau berjalan sukses dan menjadi kebanggaan daerah. (**)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses