TANJUNG SELOR, MK – Kepolisian masih terus menyelidiki kasus meninggalnya seorang anak berinisial AKG yang ditemukan dalam kondisi terbakar di Jalan Sabanar Baru pada tahun lalu. Hingga kini, penyidik belum menetapkan tersangka karena proses penyelidikan masih berlangsung.
Kasat Reskrim Polresta Bulungan, AKP Rio Adi Pratama, mengatakan hasil autopsi terhadap korban masih belum sepenuhnya sesuai dengan hasil pemeriksaan laboratorium. Karena itu, polisi masih membutuhkan waktu untuk melengkapi seluruh bukti sebelum mengambil kesimpulan.
Menurut Rio, salah satu kendala dalam penyelidikan adalah kondisi tempat kejadian perkara (TKP) yang sudah tidak steril saat pertama kali ditangani. Sebelum polisi melakukan olah TKP, banyak warga sudah berada di lokasi sehingga dikhawatirkan barang bukti mengalami perubahan.
“Hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel cairan tidak menemukan kandungan hidrokarbon. Hal ini menjadi salah satu kendala dalam mengetahui penyebab pasti kebakaran,” ujarnya.
Selain melakukan pemeriksaan forensik, polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi dan meminta tim ahli melakukan tes psikologi terhadap anggota keluarga korban. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk melengkapi proses penyelidikan.
Rio menegaskan bahwa hingga saat ini seluruh pemeriksaan masih terus didalami. Meski berbagai keterangan dan bukti telah dikumpulkan, polisi belum bisa menetapkan tersangka karena harus memiliki alat bukti yang kuat.
“Kami tidak ingin terburu-buru menetapkan tersangka. Semua harus berdasarkan bukti yang jelas agar tidak terjadi kesalahan dalam proses hukum,” tegasnya.
Saat ini, penyidik masih terus mengumpulkan dan menganalisis berbagai bukti untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran serta memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana dalam kasus tersebut.(Fy/red)

