TARAKAN – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Provinsi Kalimantan Utara menginisiasi kegiatan pembekalan literasi digital bagi generasi muda sebagai upaya mendorong pemanfaatan teknologi informasi (IT) secara sehat, positif, dan produktif.
Kegiatan yang digagas oleh PWM Kalimantan Utara bekerja sama dengan Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA), serta menggandeng sejumlah pihak dan sponsor pendukung. Program ini menyasar anak-anak muda agar mampu menggunakan media sosial dan teknologi digital secara bertanggung jawab.

Ketua PWM Kaltara, Syamsi Sarman saat menyampaikan sambutan pada saat pembukaan kegiatan sekolah IT.
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Utara, Syamsi Sarman, Jum’at (16/1/26). mengatakan bahwa kegiatan ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, membekali generasi muda dengan pemahaman dan pola pemanfaatan IT yang sehat dan bermanfaat. Kedua, menjadikan para peserta sebagai agen penyebar kebaikan di ruang digital.
“Anak-anak muda ini kami harapkan bisa menjadi virus positif, menjadi penyebar nilai-nilai kebaikan dalam bermedia sosial dan dalam menggunakan teknologi informasi di lingkungan dan generasi mereka sendiri,” ujar Syamsi Sarman.
Menurutnya, penggunaan teknologi informasi saat ini sudah tidak dapat dibendung dan kerap kali tidak terkontrol dengan baik. Bahkan, pemanfaatannya belum sepenuhnya dievaluasi secara sistematis oleh berbagai pihak, sehingga berpotensi menimbulkan dampak negatif di tengah masyarakat.

Salah satu pemateri menyampaikan materi berkaitan dengan aspek-aspek Pendukung Jurnalistik, Ade Prasetia Cahyadi.
“Kondisi ini perlu diimbangi. Kita tidak bisa melarang, tetapi kita bisa mengarahkan. Karena itu, Muhammadiyah mencoba hadir dengan memberikan alternatif yang bermanfaat,” jelasnya.
Ia menambahkan, melalui kegiatan ini diharapkan lahir lebih banyak konten dan aktivitas digital yang edukatif, inspiratif, serta membawa dampak positif bagi masyarakat luas.
“Dengan menghadirkan virus-virus positif ini, kami berharap akan muncul efek berantai yang baik bagi para pengguna IT, khususnya di Kalimantan Utara dan di tengah masyarakat secara umum,” tutupnya.

