Bangga dan Haru, Guru Kaltara Terima Arahan Presiden Prabowo dan Siap Mengabdi di Sekolah Rakyat

by Suiman Namrullah

JAKARTA – Sorak bangga dan senyum bahagia terpancar dari wajah Sherly Jelita Putri dan kawan-kawannya saat balik ke Tarakan usai menerima pembekalan dan arahan di Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta, Jumat (22/8/2025). Hari itu menjadi momen bersejarah bagi mereka guru asal Kalimantan Utara yang baru saja menerima arahan langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Sherly bersama enam rekannya, yakni Dinar Nurhayati Ramadhani, Hadinah, Susana Ines Ritan, Debby Veronika Edison, Ayutusy Syifa bertugas di sekolah rakyat Tarakan, serta Kasmianti yang bertugas di sekolah rakyat yang ada di Kota Samarinda, menjadi bagian dari 2.221 guru Sekolah Rakyat yang terpilih melalui seleksi ketat. Mereka juga bergabung dengan 154 kepala sekolah yang hadir menerima pengarahan Presiden.

“Rasanya tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Bangga sekali bisa dipercaya menjadi bagian dari Sekolah Rakyat, apalagi ditempatkan di Tarakan, Kalimantan Utara,” ujar Sherly usai kegiatan.

Presiden Prabowo dalam arahannya menegaskan pentingnya peran guru dalam mencetak generasi penerus bangsa. Ia menyampaikan terima kasih serta penghargaan setinggi-tingginya kepada para guru dan kepala sekolah yang siap mengemban tugas mulia tersebut.

“Tugas ini bukan hanya mengajar, tetapi membentuk karakter dan menyiapkan pemimpin masa depan. Saya titip amanah ini kepada bapak dan ibu semua,” pesan Presiden Prabowo.

Pesan itu disambut dengan penuh semangat oleh para guru, termasuk Sherly dan rekannya dari Kaltara. Mereka mengaku siap mengabdi di Sekolah Rakyat, yang dirancang sebagai sekolah berasrama dengan fasilitas pendidikan lengkap.

“Persiapan sudah matang. Kami siap menjalankan amanah ini, bukan hanya mengajar mata pelajaran, tapi juga mendidik anak-anak agar tumbuh dengan karakter dan kepemimpinan yang kuat,” kata Debby Veronika Edison.

Kedatangan guru asal Kaltara usai menerima pembekalan langsung dari presiden Prabowo di Jakarta.

Sekolah Rakyat sendiri merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Sekolah ini tidak hanya memberikan pendidikan formal, tetapi juga fokus pada pembentukan karakter, kepemimpinan, dan keterampilan hidup. Seluruh kebutuhan siswa, mulai dari asrama, makanan, hingga layanan kesehatan, ditanggung sepenuhnya oleh negara.

Dengan konsep ini, Sekolah Rakyat diharapkan mampu memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan yang merata dan berkualitas.

Bagi guru-guru asal Kalimantan Utara, kesempatan ini bukan hanya sebuah kebanggaan, tetapi juga tanggung jawab besar untuk membuktikan bahwa anak-anak di daerah perbatasan mampu bersaing dengan generasi dari wilayah lain.

“Ini bukan sekadar pekerjaan. Ini adalah pengabdian untuk bangsa,” ungkap Ayutusy Syifa.

Mereka kini bersiap untuk mengabdi di sekolah rakyat yang berlokasi di Kota Tarakan, membawa pesan dan amanah Presiden untuk dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Harapan besar ada di pundak mereka  mencetak generasi emas Indonesia melalui Sekolah Rakyat.

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses