Waspada Banjir, Camat Lumbis Pansiangan Ingatkan Warga agar Berhati-hati

by Redaksi Kaltara

Plt. Camat  Lumbis Pansiangan Lumbis, S.Sos

Nunukan, MK – Plt. Camat Lumbis Pansiangan, Lumbis S.Sos membagikan videonya yang menggambarkan kondisi terkini suasana banjir di wilayahnya, Sabtu (10/04).

Dengan kamera ponselnya, Lumbis menyampaikan bahwa tinggi muka air sungai pansiangan yang selama ini menjadi urat nadi transportasi antar kecamatan ini sudah mulai naik sejak pagi hari.

Oleh karenanya dalam video berdurasi 1 menit 24 detik tersebut Lumbis mengingatkan segenap warga di beberapa kecamatan yang berada di hilir agar waspada

“Kalau sampai tengah hari banjir ini tidak surut saya mengingatkan sauadar saudara yang  berada di kecamatan Sembakung, Sembakung Atulai, Lumbis dan Lumbis Ogong agar waspada”, ujar Lumbis.

Lebih lanjut menurut Lumbis, dari tempatnya merekam kejadian tersebut, tepatnya di kantor sementara kecamatan Lumbis Pansiangan di Labang ke arah hulu kurang lebih 3 kilometer sungai tersebut telah berada / bagian dari wilayah Malaysia.

Kejadian banjir ini sendiri tidaklah baru terjadi, namun telah berkali – kali dan sudah sejak lama terjadi. Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan sendiri telah melakukan berbagai upaya preventif untuk mengatasi banjir “kiriman” ini.

Selain dari pada itu, Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid sendiri telah berkali kali menyuarakan terkait banjir Sembakung ini mengaku mengingat muara dari sungai Lumbis Pansiangan sendiri berada di wilayah Negara Malaysia sehingga kadangkala Kewenangan pemerintah kabupaten juga terbatas.

Dalam kunjungan BNPP di Kabupaten Nunukan, H. Asmin Laura  menyampaikan hal ini, demikian juga kepada Kepala BNPB Doni Monardo banjir Sembakung juga kembali disampaikannya dalam Rakor yang diselenggarakan di Nunukan beberapa waktu yang lalu. Bupati juga telah berkoordinasi dengan Kemenpupera untuk dapat dilakukan kajian terhadap terjadinya banjir sembakung ini. (hms/red)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: