
Suwarno berdiri di tengah lilin raksasa yang dipersiapkan menyambut tahun ayam api pada perayaan Imlek tahun ini.
TARAKAN, MK – Menjelang perayaan Imlek 28 Januari mendatang, Klenteng Toa Pek Kong Kota Tarakan di Markoni, Kelurahan Pamusian, mulai mempersiapkan hari besar bagi umat beragama Konghucu.
Suwarno (71) penjaga Klenteng Toa Pek Kong Kota Tarakan mengaku persiapan yang dilakukan sama seperti tahun sebelumnya yakni sebatas membersihkan rumah ibadah tersebut. “Persiapan sama, klenteng dibersihin mana yang usang dicat kembali. Kemudian memberikan penerangan dengan menyalakan lilin raksasa sebanyak 100 buah pada malam penyambutan Imlek tepat pukul 23.30 Wita,” ujarnya kepada Metro Kaltara, Rabu (18/01).
Demikian halnya dengan acara ritual, menurut kakek yang telah bekerja selama 34 tahun di klenteng tertua Kota Tarakan ini menegaskan tidak ada ritual khsusus. “Jadi tidak ada ritual-ritual lain, hanya sembayang biasa secara perorangan,” jelasnya
Ia mengungkapkan 2017 ini merupakan tahun ayam api dimana sedikit memberikan keburuntungan di antaranya cuaca yang sedikit lebih bersahabat dibanding tahun sebelumnya. “Peghasilan akan melimpah, entah itu dari hasil laut terus pertanian dan tahun ayam ini intinya harus lebih bekerja keras lagi. Tahun ayam ini ibarat ibu yang yang melindungi bayinya, didalamnya ada kasih sayang,” tuturnnya. (aras/sti)