Bagong Dituntut 20 Tahun Oleh JPU

by kenneth Helmy Harahap

Tarakan, MK. Sidang kepemilikan Sabu seberat 1,9 kg kembali digelar di Pengadilan Negeri Tarakan. Dengan agenda pembacaan Tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Selasa, 12 Mei 2020.

Muhammad Junaidi, S.H. selaku JPU dalam perkara ini, menuntut JHS alias Bagong, dengan tuntutan 20 Tahun penjara, dan denda sebesar Rp. 1 (satu) Milyar. Subsider 6 bulan penjara.

Menurut JPU, tuntutan tersebut sudah sesuai. Mengingat Bagong, bukan pertama kali terjerat kasus peredaran Narkoba. Dan dalam persidangan, Bagong tidak koorperatif dan cenderung memberi keterangan yang berbelit.

Muhammad Junaidi, S.H Muhammad Junaidi, S.H

Kami rasa tuntutan ini sudah sesuai. Karena Bagong sudah pernah melakukan kasus yang sama sebelumnya. Selain itu, Bagong juga tidak koorperatif dan berbelit saat diminta keterangan. Selain itu, kami juga sisipkan bukti-bukti transkip percakapan via Whatsapp Bagong, sebagai penguat tuntutan kami”. Ujar Junaidi, S.H.

Sementara itu,Penasehat Hukum terdakwa, Zulkifli S.H. mengatakan, akan terus berupaya melakukan Pembelaan terhadap kliennya.

Zulkifli, S.H

Ya.. Sebagai PH dari saudara Bagong, saya masih punya Hak untuk menyampaikan pembelaan (Pledoi) pada Selasa depan. Dan pada sidang Pledoi nanti, saya juga. Akan sisipkan bukti-bukti yang meringankan Bagong” Tutur Zulkifli, S.H. (KHH)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: