TANA TIDUNG,Metrokaltara.com – Di bawah terik matahari pagi yang menyelimuti Kecamatan Betayau, langkah kaki Bhabinkamtibmas Polsek Sesayap, Polres Tana Tidung, menyusuri hamparan lahan kosong seluas kurang lebih satu hektare. Lahan tersebut bukan sekadar tanah terbuka, melainkan harapan baru bagi penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Tana Tidung.
Pada Selasa (04/02/2026), Bhabinkamtibmas Polsek Sesayap melaksanakan kegiatan pengecekan potensi lahan pertanian jagung sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan nasional.
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan yang direncanakan akan dimanfaatkan sebagai area penanaman jagung, sekaligus menilai peluang pengembangan sektor pertanian di wilayah Betayau.
Pengecekan dilakukan secara langsung dengan melihat kondisi tanah, akses lahan, serta potensi pengelolaan ke depan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya preventif dan pendampingan Polri kepada masyarakat, agar pemanfaatan lahan dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
Bhabinkamtibmas Polsek Sesayap menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan pertanian ini merupakan wujud peran aktif kepolisian dalam mendukung kebijakan strategis pemerintah, tidak hanya di bidang keamanan, tetapi juga pada sektor sosial dan ekonomi masyarakat.
“Polri tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam mendukung program strategis nasional. Ketahanan pangan adalah salah satu fondasi penting kesejahteraan masyarakat. Dengan pemanfaatan lahan ini, kita berharap produksi jagung di Betayau dapat meningkat dan memberi manfaat langsung bagi warga,” ungkapnya.
Selain melakukan pengecekan lahan, Bhabinkamtibmas juga menjalin koordinasi dengan pihak terkait serta memberikan motivasi kepada masyarakat sekitar agar terus mengelola dan mengoptimalkan lahan yang tersedia secara produktif. Ia menekankan pentingnya semangat gotong royong dan keberlanjutan dalam mengembangkan sektor pertanian lokal.
Melalui kegiatan ini, Polsek Sesayap Polres Tana Tidung berharap terbangun sinergi yang kuat antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Sinergi tersebut diharapkan mampu menjadi pondasi dalam mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan di Kabupaten Tana Tidung, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian. (rko)


