Nunukan, MK – Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, SE, menghadiri Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Ke-54 Tahun 2026 yang digelar di Lantai 5 Kantor Bupati Nunukan, Selasa (30/6/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045” dan menjadi momentum memperkuat sinergi Gerakan PKK dalam mendukung pembangunan daerah berbasis keluarga.
Dalam sambutannya, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Tim Penggerak PKK yang selama 54 tahun telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Bupati, tema HKG PKK tahun ini sangat relevan dengan kondisi Kabupaten Nunukan sebagai daerah perbatasan yang memiliki tantangan sekaligus potensi besar. Implementasi 10 Program Pokok PKK berbasis kearifan lokal dinilai mampu memperkuat ketahanan keluarga, menjaga kerukunan masyarakat yang majemuk, meningkatkan ketahanan pangan, mengembangkan UMKM dan kerajinan lokal, serta menciptakan lingkungan yang sehat.
Bupati juga mengajak seluruh kader PKK untuk terus memperkuat kapasitas hingga tingkat RT, menyusun program berbasis data, serta meningkatkan kolaborasi dengan seluruh perangkat daerah agar setiap program dapat berjalan secara terpadu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Nunukan akan terus mendukung Gerakan PKK melalui penguatan anggaran, pembinaan, fasilitas, serta sinergi lintas sektor. Mari jadikan HKG PKK Ke-54 sebagai momentum memperkuat gerakan PKK menuju keluarga sejahtera, Nunukan yang semakin maju, dan Indonesia Emas 2045,” tegas Bupati.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Nunukan, Ny. Andi Annisa Muthia Irwan, S.E., mengatakan bahwa makna tema HKG PKK Ke-54 menegaskan pentingnya mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sebagai fondasi utama pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga. PKK hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pelaksanaan Asta Cita serta program pembangunan daerah melalui 17 Arah Baru Perubahan Kabupaten Nunukan.
Ia menegaskan bahwa keluarga merupakan unit terkecil masyarakat yang memiliki peran besar dalam membentuk karakter bangsa. Karena itu, penguatan 10 Program Pokok PKK bukan sekadar rutinitas organisasi, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.
Pada kesempatan tersebut, Ketua TP PKK juga mengajak seluruh OPD pengampu untuk terus mendukung peningkatan kapasitas kader PKK. Berbagai program telah dilaksanakan, di antaranya pelatihan Capacity Building dengan menghadirkan narasumber nasional Shahnaz Haque, workshop kerajinan anyaman lokal bersama Balai Besar Kerajinan dan Batik Kementerian Perindustrian di Yogyakarta, serta penjajakan kerja sama berkelanjutan guna meningkatkan kemampuan para perajin lokal Kabupaten Nunukan.
Sebelumnya, Ketua Panitia, Zamsir, S.P., dalam laporannya menyampaikan bahwa peringatan HKG PKK merupakan momentum memperkuat peran Gerakan PKK dalam mendukung pembangunan keluarga melalui optimalisasi 10 Program Pokok PKK, meningkatkan kapasitas kader sebagai agen perubahan, memperkuat kemitraan dengan pemerintah, serta mempererat silaturahmi antar kader PKK se-Kabupaten Nunukan.
Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan HKG PKK Ke-54 Tahun 2026 meliputi Pelatihan Capacity Building yang diikuti 250 kader PKK dari 21 kecamatan, kelurahan dan desa, Workshop Kerajinan Anyaman Rotan dan Pandan bagi 13 perajin lokal, Bakti Sosial SENYUM PKK bagi lansia, kaum duafa dan anak yatim, pemberian penghargaan kepada tiga kader PKK teladan, Pameran Produk Unggulan UP2K PKK dan UMKM, serta Rapat Kerja Daerah PKK Tahun 2026.
Melalui peringatan HKG PKK Ke-54 ini diharapkan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Nunukan, TP PKK, perangkat daerah, serta seluruh pemangku kepentingan semakin kuat dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas, masyarakat yang sejahtera, dan pembangunan Kabupaten Nunukan yang berkelanjutan.(**)

