Capaian Kinerja Disdukcapil Masuk Level ke-3

by Muhammad Aras

TANJUNG SELOR, MK ā€“ Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kalimantan Utara (Kaltara), Sanusi mengabarkan bahwa secara nasional Kaltara masuk dalam urutan level ke-3 untuk capaian kinerja Disdukcapil-nya. Ini ditetapkan oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) pada rapat koordinasi terbatas terkait dengan pelaksanaan kinerja Disdukcapil se-Indonesia tahun 2020, baru-baru ini.

Menurut Sanusi, capaian kinerja Disdukcapil di Kaltara sedianya bisa lebih baik. Bahkan sudah dapat masuk pada level ke-4 karena dari 9 kategori yang dinilai, sudah masuk semuanya. ā€œIni lantaran dari (Disdukcapil) kabupaten/kota untuk pencetakan masih menggunakan kertas putih, atau masih bersifat langsung. Seperti cetak Akte Kelahiran atau lainnya,ā€ katanya.

Adapun pelayanan yang membawa Disdukcapil di Kaltara berada pada level ke-3 secara nasional, adalah pelayanan perekaman e-KTP, pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA), dan pelayanan penerbitan Akte Kelahiran. ā€œPada tahun ini, untuk pelayanan perekaman e-KTP, secara nasional Kaltara masuk pada posisi ke-4 dengan jumlah sebanyak 467.701. Kalau pencapaian persentase realisasinya, Kaltara sudah 101,93 persen dari target 98 persen,ā€ urainya.

Sementara untuk pelayanan pencetakan KIA, Kaltara masuk urutan ke-7 nasional dengan jumlah pelayanan yang dilaksanakan selama 2020 sebanyak 91.763, dengan jumlah persentase 44,76 persen dari penentuan target 50 persen. Dan, untuk pelayanan pencetakan Ā Akte Kelahiran, Kaltara berada di urutan ke-9. Dimana jumlah yang dilayani sebanyak 218.142, dengan persentase realisasi 96,21 persen dari target 92 persen.

ā€œUntuk pelayanan pencetakan KIA, kita juga bisa lebih tinggi namun karena keadaaan pandemi sehingga kita kesulitan untuk melakukan pencetakan KIA. Jadi, kami jemput bola ke desa-desa, khusus KIA biasanya dilaksanakan di sekolah,ā€ tutupnya.(humas)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: