Dua Jamaah Haji Asal Malinau Dilepas Wakil Bupati, Berangkat Menuju Tanah Suci via Balikpapan

by Isman Toriko

MALINAU, Metrokaltara.com – Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti pelepasan dua jamaah calon haji asal Kabupaten Malinau yang dilaksanakan di Masjid An Nur, Minggu (3/5/2026). Wakil Bupati Malinau, Jakaria, S.E., M.Si., secara resmi melepas keberangkatan keduanya menuju Tanah Suci.

Dua jamaah yang berangkat tersebut adalah Aries, warga Desa Malinau Hulu, dan Hasmiah Amiruddin Kile dari Desa Malinau Kota. Keduanya tercatat telah mendaftarkan diri sebagai calon haji sejak tahun 2014 dan baru memperoleh kesempatan berangkat setelah menuntaskan seluruh proses administrasi pada tahun 2025.

Dalam sambutannya, Jakaria yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Penyelenggara Haji (PPH) Kabupaten Malinau menjelaskan bahwa seremoni pelepasan secara resmi sebenarnya telah dilaksanakan sebelumnya. Sementara kegiatan hari ini lebih difokuskan pada pemberangkatan awal jamaah menuju tahapan perjalanan haji.

“Pelepasan resmi sudah kita lakukan sebelumnya, dan hari ini kita mengantar keberangkatan jamaah menuju rangkaian perjalanan haji yang sesungguhnya,” ujar Jakaria.

Ia merinci, kedua jamaah dijadwalkan bertolak dari Malinau melalui Pelabuhan Speed sekitar pukul 13.30 WITA, usai menunaikan salat Zuhur. Dari Malinau, perjalanan dilanjutkan menuju Tarakan sebagai titik transit, sebelum kemudian menuju Embarkasi Balikpapan.

Lebih lanjut, Jakaria menyampaikan bahwa jamaah haji asal Malinau akan bergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 7 bersama jamaah dari Kabupaten Bulungan serta beberapa daerah lain di Kalimantan Utara. Sesuai jadwal, seluruh jamaah akan diterima di Embarkasi Balikpapan pada 5 Mei 2026 dan diberangkatkan ke Jeddah pada 6 Mei 2026.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Malinau dalam memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan ibadah haji warganya. Dukungan tersebut mencakup pembiayaan perjalanan hingga ke embarkasi, termasuk fasilitas pendampingan selama proses keberangkatan hingga penjemputan saat jamaah kembali ke daerah.

“Pemerintah daerah hadir untuk memastikan jamaah kita mendapatkan pelayanan terbaik, mulai dari keberangkatan hingga kepulangan nanti,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Jakaria menyampaikan doa dan harapan agar kedua jamaah diberikan kesehatan, kelancaran dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.

Pelepasan ini menjadi momen penuh makna, tidak hanya bagi keluarga jamaah, tetapi juga masyarakat Malinau yang turut mendoakan keberangkatan mereka sebagai tamu Allah menuju Tanah Suci. (rko)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses