TANA TIDUNG, Metrokaltara.com – Upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel terus didorong Pemerintah Kabupaten Tana Tidung. Hal itu tercermin saat Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, didampingi Sekretaris Daerah H. Hersonsyah serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), menerima audiensi dan silaturahmi Kepala Subauditorat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Provinsi Kalimantan Utara.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pemeriksa keuangan negara. Di tengah dinamika pembangunan daerah, kolaborasi yang erat dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Bupati Ibrahim Ali menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tana Tidung berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, khususnya dalam hal akuntabilitas keuangan daerah. Ia menyambut baik kehadiran jajaran BPK sebagai mitra strategis dalam melakukan pengawasan sekaligus pembinaan.
“Audiensi ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang diskusi yang konstruktif untuk memperkuat komitmen bersama. Kami ingin memastikan setiap program pembangunan berjalan transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa transparansi bukan hanya tuntutan administratif, tetapi juga bagian dari upaya membangun kepercayaan publik. Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan fondasi utama dalam mendorong keberhasilan pembangunan daerah.
Sementara itu, pihak BPK RI Provinsi Kalimantan Utara menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Tana Tidung dalam menjaga akuntabilitas pengelolaan keuangan. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu meminimalkan potensi penyimpangan sekaligus meningkatkan kualitas laporan keuangan daerah.
Dalam balutan suasana dialogis, pertemuan tersebut juga membahas berbagai aspek teknis terkait pengelolaan anggaran, penguatan sistem pengawasan internal, hingga strategi peningkatan kualitas sumber daya aparatur.
Di akhir pertemuan, Bupati kembali mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi. “Mari kita terus bersinergi untuk pembangunan Tana Tidung yang lebih baik dan transparan,” tutupnya.
Audiensi ini menjadi penegasan bahwa langkah menuju pemerintahan yang bersih tidak bisa ditempuh sendiri, melainkan melalui kerja bersama yang konsisten dan berkelanjutan. Sebuah komitmen yang perlahan namun pasti, membangun fondasi Tana Tidung yang lebih maju dan terpercaya. (rko)


