Infrastruktur Strategis Dibangun, Pemkab Tana Tidung Benahi Jalan Poros Bebatu

by Isman Toriko

TANA TIDUNG, Metrokaltara.com – Keluhan panjang warga akhirnya terjawab. Jalan poros yang menghubungkan Desa Bebatu, Kecamatan Sesayap Hilir, yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai jalur penuh lumpur, banjir, dan rawan kecelakaan, kini mulai menunjukkan wajah baru.

Pemerintah Kabupaten Tana Tidung melalui langkah cepat dan responsif telah melakukan penanganan serius terhadap ruas jalan yang selama ini menjadi momok bagi masyarakat dan pengguna jalan.

Sebelumnya, kondisi jalan poros Bebatu kerap memaksa pengendara turun dari kendaraan untuk mendorong motor maupun mobil yang terjebak lumpur. Saat musim hujan, genangan air bercampur tanah membuat jalan berubah layaknya kubangan, menyebabkan banyak kendaraan mogok hingga rusak. Tak jarang, perjalanan dari Bundaran Tideng Pale menuju Desa Bebatu yang idealnya singkat justru memakan waktu hingga tiga jam.

Kini, setelah dilakukan perbaikan oleh Pemkab Tana Tidung, perubahan signifikan mulai dirasakan. Waktu tempuh yang sebelumnya mencapai 2,5 hingga 3 jam, kini dapat dilalui hanya sekitar 1 jam 30 menit. Sebuah kemajuan besar yang langsung berdampak pada aktivitas dan mobilitas warga.

Abdi, salah seorang warga yang hampir setiap hari melintasi jalan tersebut, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya. Ia mengaku selama ini sangat merasakan penderitaan akibat rusaknya jalan poros Bebatu.

Perbaikan Jalan Terus Dilakukan

“Alhamdulillah, sebagai warga asli Desa Bandan Bikis saya sangat bersyukur. Jalan yang selama ini saya lewati dan rusak parah sekarang sudah jauh lebih baik,” ujarnya dengan wajah lega, Kamis (15/1/2026).

Abdi yang juga berprofesi sebagai pedagang ikan mengatakan, kondisi jalan yang semakin baik membawa harapan besar bagi perekonomian masyarakat. Akses yang lancar akan memudahkan warga membawa hasil dagangan dan mempercepat distribusi ke pasar.

“Inilah harapan kami. Kalau jalannya bagus, ekonomi juga ikut bagus. Enak kami mondar-mandir membawa hasil jualan,” ungkapnya kepada Metrokaltara.com, Kamis (15/1/2026).

Tak hanya berdampak pada ekonomi, perbaikan jalan ini juga menyentuh aspek pendidikan. Menurut Abdi, banyak anak-anak Desa Bebatu yang bersekolah di Tideng Pale. Selama ini, kondisi jalan yang rusak membuat mereka jarang pulang ke rumah orang tua saat akhir pekan.

“Banyak anak-anak di Desa Bebatu masih sekolah di Tideng Pale. Kalau jalan sudah bagus, mereka bisa pulang setiap Sabtu dan Minggu tanpa takut jalan rusak lagi,” jelasnya.

Alat Berat Tampak Sibuk Memperbaiki Jalan Poros Bebatu

Meski pengerjaan belum sepenuhnya rampung, rasa terima kasih mendalam disampaikan warga kepada Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, yang dinilai memiliki perhatian besar terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

“Sebagai warga kami sangat berterima kasih kepada Pak Ibrahim Ali. Kalau bukan beliau yang memperhatikan, mungkin jalan kami tidak bisa sebagus ini,” ucap Abdi.

Ia juga berharap pemerintah terus memperhatikan aspek pendukung lainnya, khususnya sistem drainase di sepanjang jalan, agar perbaikan yang telah dilakukan tidak kembali rusak akibat banjir.

“Parit di sekeliling jalan juga harus diperhatikan. Kalau tidak, air bisa naik ke jalan dan rusak lagi nanti,” harapnya.

Hal senada disampaikan Ardi, pengendara sepeda motor yang rutin melintasi jalan poros Bebatu. Ia mengenang kondisi jalan beberapa waktu lalu yang nyaris tak bisa dilewati.

“Seminggu sebelum diperbaiki, jangan mobil, motor saja tenggelam lumpur. Mobil banyak yang rusak, bahkan ada yang lepas bemper. Kalau mau lewat harus rame-rame,” katanya.

Namun saat melintasi jalan tersebut kini, Ardi mengaku terkejut melihat perubahan yang terjadi.

“Sekarang sudah jauh lebih bagus. Memang masih ada yang belum selesai, tapi Alhamdulillah. Katanya tidak lama lagi akan diaspal, jadi kita tidak susah lagi lewat,” ungkapnya optimistis.

Komitmen Pemkab Tana Tidung Benahi Jalan Poros Bebatu

Pantauan Metrokaltara.com di lapangan menunjukkan aktivitas perbaikan masih berlangsung. Sejumlah alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tana Tidung tampak bekerja melakukan perataan dan pengerasan badan jalan. Kehadiran alat berat ini menjadi simbol keseriusan pemerintah daerah dalam menjawab keluhan masyarakat.

Meski di tengah kondisi anggaran Pemkab Tana Tidung yang mengalami efisiensi pada tahun 2026, pemerintah tetap memprioritaskan penanganan infrastruktur yang bersifat krusial dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Perbaikan jalan poros Seputuk menuju Kabupaten Malinau dan kini jalan poros Bebatu pun tak luput dilakukan perbaikan secara bertahap, menyesuaikan kemampuan anggaran tanpa mengabaikan kualitas pekerjaan.

Langkah ini pun mendapat respons sangat positif dari warga Desa Bebatu dan sekitarnya. Jalan yang dulu menjadi sumber keresahan kini berubah menjadi harapan baru bagi kelancaran aktivitas, peningkatan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan komitmen dan kerja nyata yang ditunjukkan Pemkab Tana Tidung, perbaikan jalan poros Bebatu menjadi bukti bahwa pemerintah daerah hadir dan mendengar suara rakyat, serta terus berupaya membangun dari kebutuhan paling dasar masyarakat. (rko)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses