TANJUNG SELOR, MK – Kapolda Kalimantan Utara, Irjen Pol Agus Wijayanto, melakukan kunjungan silaturahmi ke Kesultanan Bulungan sebagai langkah memperkuat sinergi antara kepolisian dan lembaga adat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kalimantan Utara.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih erat dengan para tokoh adat yang selama ini memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan masyarakat Bumi Benuanta.
Irjen Pol Agus Wijayanto mengatakan, sebagai Kapolda yang baru bertugas di Kalimantan Utara, dirinya memandang penting menjalin hubungan baik dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk Kesultanan Bulungan.
“Kesultanan Bulungan memiliki kontribusi yang besar dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Karena itu, kami ingin memperkuat komunikasi dan membangun sinergi yang semakin baik ke depan,” ujarnya, Kamis (6/8).
Menurutnya, kolaborasi antara kepolisian dan lembaga adat merupakan salah satu kunci dalam menciptakan keamanan yang berkelanjutan. Dengan komunikasi yang intensif, berbagai persoalan di masyarakat dapat diselesaikan melalui pendekatan persuasif dan musyawarah.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kerja sama yang telah terjalin selama ini agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kalimantan Utara tetap aman, damai, dan kondusif,” katanya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Adat Kesultanan Bulungan (LAKB) Kalimantan Utara, Datu Buyung Perkasa, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolda Kaltara. Menurutnya, silaturahmi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan antara kepolisian dan lembaga adat.
“Kami menyambut baik kunjungan Bapak Kapolda. Komunikasi yang baik seperti ini menjadi fondasi dalam menjaga persatuan dan keamanan di daerah,” ungkapnya.
Ia menegaskan, LAKB siap mendukung setiap langkah Polda Kaltara dalam menciptakan situasi yang kondusif. Datu Buyung juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan.
“Persoalan sekecil apa pun sebaiknya diselesaikan melalui komunikasi yang baik agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar. Dengan kebersamaan, kami optimistis kondisi kamtibmas di Kalimantan Utara akan terus terjaga,” tuturnya.
Datu Buyung berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, lembaga adat, tokoh masyarakat, serta seluruh komponen masyarakat dapat terus diperkuat demi mendukung stabilitas keamanan dan pembangunan di Kalimantan Utara.
“Kami siap terus menjalin koordinasi dan bekerja sama dengan Polda Kaltara untuk mewujudkan Kalimantan Utara yang aman, damai, dan harmonis,” pungkasnya. (Fy/red)

