Keterbatasan APBD Jadi Kendala, DPRD Kaltara Bawa Aspirasi Jalan Krayan ke KemenPU

by Suiman Namrullah

JAKARTA – DPRD Provinsi Kalimantan Utara bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dan Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kaltara menggelar audiensi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) RI di Jakarta, Kamis (23/7/26).

Pertemuan tersebut digelar untuk mendorong percepatan pembangunan ruas Jalan Lembudud–Long Layu–Binuang di Kecamatan Krayan Selatan, Kabupaten Nunukan, yang menjadi salah satu kebutuhan infrastruktur masyarakat di wilayah perbatasan.

Audiensi dipimpin Ketua DPRD Provinsi Kaltara, H. Achmad Djufrie. Hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Ketua DPRD Kaltara, H. Muddain, Ketua Komisi III Jufri Budiman beserta anggota Komisi III, Wakil Gubernur Kaltara Ingkong Ala, serta Anggota DPR RI Dapil Kaltara, Hj. Rahmawati Zainal A. Paliwang.

Dalam pertemuan itu, DPRD Kaltara dan Pemerintah Provinsi Kaltara menyampaikan kondisi serta berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah daerah dalam merealisasikan pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan.

Salah satu kendala yang disampaikan adalah keterbatasan kemampuan fiskal daerah untuk membiayai pembangunan ruas jalan tersebut melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Karena itu, pemerintah daerah mendorong adanya dukungan dari Pemerintah Pusat agar pembangunan infrastruktur tersebut dapat direalisasikan secara bertahap sesuai dengan kemampuan anggaran dan ketentuan yang berlaku.

Pembangunan Jalan Lembudud–Long Layu–Binuang dinilai memiliki arti penting bagi masyarakat Krayan Selatan. Selain mendukung konektivitas antarwilayah, peningkatan akses jalan diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi kebutuhan pokok, serta aktivitas ekonomi di kawasan perbatasan.

Upaya tersebut juga menjadi bagian dari sinergi antara DPRD Provinsi Kaltara, Pemerintah Provinsi Kaltara, Anggota DPR RI, Pemerintah Kabupaten Nunukan, dan Kementerian Pekerjaan Umum dalam mendorong pemerataan pembangunan.

DPRD Kaltara menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat, khususnya terkait kebutuhan infrastruktur dasar di wilayah perbatasan, agar dapat ditindaklanjuti menjadi program pembangunan yang konkret.

Melalui koordinasi lintas lembaga tersebut, percepatan pembangunan Jalan Lembudud–Long Layu–Binuang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung peningkatan konektivitas dan aktivitas ekonomi di Krayan Selatan.

Pembangunan infrastruktur di kawasan perbatasan juga diharapkan dapat memperkuat pemerataan pembangunan serta mendukung kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan dan memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah terdepan Indonesia.

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses