Komisi II DPRD Kaltara Bahas Penguatan Ekonomi Daerah Bersama Bank Kaltimtara

by Suiman Namrullah

TANJUNG SELOR – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama jajaran manajemen Bank Kaltimtara, Rabu (19/8/26).

RDP tersebut membahas sejumlah langkah strategis dalam memperkuat perekonomian daerah, meningkatkan tata kelola keuangan, serta mengoptimalkan peran perbankan dalam mendukung investasi dan aktivitas ekonomi masyarakat di Kalimantan Utara.

Salah satu fokus pembahasan adalah efektivitas penyaluran pembiayaan bagi masyarakat, terutama pelaku usaha di sektor pertanian, perikanan, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Komisi II DPRD Kaltara mendorong agar akses masyarakat terhadap pembiayaan usaha dapat semakin mudah, cepat, dan terjangkau. Skema kredit dengan persyaratan yang tidak memberatkan serta suku bunga yang kompetitif dinilai penting untuk membantu pelaku usaha mengembangkan kegiatan ekonominya.

Dukungan pembiayaan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas usaha masyarakat, tetapi juga dapat mendorong penciptaan lapangan kerja dan memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Selain sektor permodalan, RDP turut membahas koordinasi dalam pengelolaan Keuangan Daerah melalui Rekening Kas Umum Daerah (RKUD). Pembahasan mencakup penyertaan modal pemerintah daerah, transparansi pembagian dividen, kelancaran realisasi belanja daerah, hingga ketepatan waktu pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN).

Komisi II menilai koordinasi antara pemerintah daerah dan Bank Kaltimtara menjadi bagian penting dalam memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan efektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Melalui RDP tersebut, DPRD Kaltara berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara DPRD, pemerintah daerah, dan Bank Kaltimtara. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat tata kelola keuangan sekaligus memastikan keberadaan lembaga perbankan daerah memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Penguatan akses pembiayaan, pengelolaan keuangan yang akuntabel, serta optimalisasi investasi diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Utara.

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses