TARAKAN – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tarakan, Muhammad Yunus, menghadiri Pertemuan/Mesyuarat Tim Teknis dan Sidang ke-28 Kelompok Kerja/Jawatan Kuasa Kerja (KK/JKK) Pembangunan Sosial Ekonomi Malaysia-Indonesia (Sosek Malindo) Tingkat Provinsi Kalimantan Utara dan Negeri Sabah, Malaysia.
Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Tarakan Plaza, Rabu (29/7/26), dan menjadi bagian dari rangkaian persidangan Sosek Malindo yang digelar selama empat hari, 28–31 Juli 2026.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Wali Kota Tarakan dr. H. Khairul, M.Kes., bersama jajaran delegasi serta tim teknis dari Provinsi Kalimantan Utara dan Negeri Sabah.
Muhammad Yunus menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan forum koordinasi tahunan tersebut. Menurutnya, Sosek Malindo menjadi salah satu wadah untuk membahas berbagai isu kerja sama antara wilayah perbatasan Indonesia dan Malaysia, khususnya Kaltara dan Sabah.
“Kami dari legislatif sangat mendukung pembahasan isu-isu strategis dalam persidangan ini. Letak geografis Kaltara yang berbatasan langsung dengan Sabah menjadikan kerja sama lintas batas ini sangat penting demi kemajuan ekonomi dan kesejahteraan warga,” ujar Muhammad Yunus.
Ia berharap hasil pembahasan dalam Sidang ke-28 Sosek Malindo tidak berhenti pada kesepakatan atau dokumen kerja sama, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui program yang memberikan manfaat bagi masyarakat di kawasan perbatasan.
Menurutnya, sejumlah aspek seperti akses ekonomi, sosial, hingga keamanan wilayah perbatasan perlu menjadi perhatian dalam penguatan kerja sama kedua negara.
“Sinergi antara Indonesia dan Malaysia, khususnya Kaltara dan Negeri Sabah, harus terus diperkuat. Kunci dari kesuksesan forum ini adalah eksekusi program di lapangan, terutama dalam hal kemudahan akses ekonomi, sosial, dan keamanan wilayah perbatasan yang saling menguntungkan,” tegasnya.
Muhammad Yunus menilai keterlibatan berbagai pihak dalam forum Sosek Malindo penting untuk memastikan pembahasan yang dilakukan dapat menghasilkan langkah konkret dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di wilayah perbatasan.
Ia berharap kerja sama Kaltara-Sabah terus berkembang dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan hubungan sosial ekonomi serta kesejahteraan masyarakat di kedua wilayah. (*)

