Tiba di Kaltara, Wamen BP2MI Dzulfikar Ahmad Tawalla Dijadwalkan Hadiri Sejumlah Agenda Strategis

by Suiman Namrullah

TARAKAN – Wakil Menteri Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) sekaligus Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dzulfikar Ahmad Tawalla, tiba di Kalimantan Utara, Rabu (29/7/26) melalui VVIP Rom bandara Juwata Internasional Tarakan, kedatangan Wamen BP2MI ini disambut oleh Gubernur Kaltara, Kepala BP3MI Kaltara, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Utara, Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Kaltara, Ketua DPD IMM Kaltara, Serta Stekholder terkait, dalam rangka menghadiri sejumlah agenda pemerintahan dan organisasi kepemudaan Muhammadiyah di Kota Tarakan.

Setibanya di Tarakan, Dzulfikar dijadwalkan menghadiri kegiatan ramah tamah bersama Pemerintah Kota Tarakan serta keluarga besar Persyarikatan Muhammadiyah Kalimantan Utara pada Rabu malam. Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dalam mendukung pembangunan daerah.

Selanjutnya, pada Kamis pagi (30/7/26), Dzulfikar akan membuka secara resmi Rapat Pimpinan Wilayah (RAPIMWIL) I Pemuda Muhammadiyah Kalimantan Utara. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyusun arah kebijakan organisasi serta memperkuat peran pemuda dalam pembangunan daerah.

Dalam kesempatan yang sama, Wamen BP2MI juga dijadwalkan meluncurkan program Kader Pemuda Kalimantan Utara untuk Migran Aman (KAPAL MIGRAN). Program tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas kader Pemuda Muhammadiyah dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat terkait migrasi kerja yang aman, legal, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Peluncuran KAPAL MIGRAN akan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Utara, organisasi perangkat daerah, instansi dan pemangku kepentingan terkait, pimpinan organisasi otonom Muhammadiyah se-Kalimantan Utara, serta berbagai tamu undangan lainnya.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah, organisasi kepemudaan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam meningkatkan perlindungan bagi pekerja migran Indonesia, khususnya yang berasal dari Kalimantan Utara, sekaligus mendorong lahirnya kader-kader muda yang berperan aktif dalam memberikan edukasi mengenai migrasi yang aman dan bertanggung jawab.

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses