Tim Wasev Itjen TNI Tinjau Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Tideng Pale, Pastikan Sesuai Standar dan Siap Dimanfaatkan Masyarakat

by Isman Toriko

TANA TIDUNG, Metrokaltara.com – Komitmen untuk memastikan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) berjalan sesuai standar terus dilakukan. Hal tersebut terlihat dari kunjungan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Inspektorat Jenderal TNI Angkatan Darat (Itjen TNI) ke lokasi pembangunan Gerai KDMP di Desa Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Kamis (4/6/2026).

Kunjungan yang dimulai sekitar pukul 12.45 WITA tersebut bertujuan untuk melakukan pengawasan sekaligus evaluasi terhadap progres pembangunan fisik, kelengkapan sarana dan prasarana, serta memastikan penggunaan anggaran berjalan transparan dan akuntabel.

Tim Wasev yang hadir terdiri dari Irut Ter Itops Itjen TNI Kolonel Inf. A.K. Toto, Irdya Pamgal Itops Itjen TNI Letkol Czi. Gunawan Indra Yitno, S.T., M.M., serta Fahri dari Tim Agrinas/BPK.

Kedatangan tim disambut langsung oleh Dandim 0914/Tana Tidung Letkol Arm. Raden Florensius Ferdian Richarda, S.T., M.IP., Danramil 0914-01/Sesayap Kapten Inf. Subadi Prasetio, Kabid Koperasi dan UKM Disperindakop Kabupaten Tana Tidung Bety, Babinsa, serta Kepala Desa Tideng Pale.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Wasev melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap bangunan Gerai KDMP. Peninjauan dilakukan mulai dari bagian luar hingga bagian dalam bangunan guna memastikan kualitas pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Di bawah teriknya cuaca siang, tim tampak teliti memeriksa setiap sudut bangunan. Kondisi dinding, lantai, instalasi listrik, hingga kelengkapan fasilitas penunjang menjadi perhatian utama dalam proses evaluasi tersebut.

Usai melakukan pemeriksaan fisik bangunan, sekitar pukul 13.40 WITA tim melanjutkan kegiatan menuju workshop untuk mengecek material yang digunakan dalam pembangunan Gerai KDMP. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kualitas bahan bangunan yang digunakan sesuai dengan standar konstruksi yang berlaku.

Selanjutnya, pada pukul 13.45 WITA, rombongan bergerak menuju Makodim 0914/Tana Tidung untuk menerima paparan mengenai perkembangan pembangunan KDMP. Dalam sesi tersebut dibahas progres pekerjaan, kendala di lapangan, serta langkah-langkah percepatan penyelesaian pembangunan agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

Dalam evaluasinya, Tim Wasev menitikberatkan pada tiga aspek utama. Pertama, memastikan pembangunan berjalan sesuai spesifikasi teknis, perencanaan, dan regulasi yang berlaku. Kedua, mencegah potensi penyimpangan melalui pengawasan yang ketat, termasuk aspek transparansi penggunaan anggaran. Ketiga, mengukur sejauh mana keberadaan Koperasi Desa Merah Putih nantinya mampu membuka peluang ekonomi baru, memperkuat ketahanan masyarakat desa, serta meningkatkan kesejahteraan warga.

Dari hasil pemeriksaan lapangan, Tim Wasev menemukan beberapa catatan teknis yang perlu segera ditindaklanjuti oleh pelaksana pekerjaan. Di antaranya terdapat bagian tembok yang mengalami retak atau pecah sehingga perlu dilakukan perbaikan. Selain itu, area depan kamar mandi pada ruangan gudang disarankan untuk dipasangi keramik guna meningkatkan kerapian dan fungsi bangunan.

Tim juga memberikan perhatian terhadap penyempurnaan pemasangan kawat nyamuk pada sejumlah bagian bangunan. Sementara untuk instalasi kelistrikan, MCB berkapasitas 10 ampere direkomendasikan untuk diganti menjadi 16 ampere guna menyesuaikan kebutuhan daya dan meningkatkan keamanan operasional bangunan.

Meski terdapat beberapa catatan, Tim Wasev menilai bahwa temuan tersebut bersifat teknis dan tidak memengaruhi struktur utama bangunan. Seluruh perbaikan yang direkomendasikan masih dapat segera dilaksanakan sehingga tidak menghambat target penyelesaian pembangunan.

Evaluasi yang dilakukan tidak hanya berfokus pada aspek fisik bangunan, tetapi juga mencakup administrasi pelaksanaan proyek dan kesiapan sarana pendukung. Hal ini dilakukan agar pembangunan KDMP benar-benar memenuhi standar teknis, berjalan secara transparan, serta dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Tim Wasev juga menegaskan pentingnya pelaksanaan pembangunan yang tetap berpedoman pada perencanaan dan penggunaan anggaran yang tepat sasaran. Pengawasan yang dilakukan merupakan bagian dari upaya memastikan program Koperasi Desa Merah Putih di wilayah binaan Kodim 0914/Tana Tidung dapat berjalan maksimal dan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa.

Dengan adanya sejumlah perbaikan yang harus segera dituntaskan, percepatan penyelesaian pekerjaan menjadi hal yang penting agar Gerai Koperasi Desa Merah Putih Desa Tideng Pale dapat segera dinyatakan siap digunakan sesuai peruntukannya.

Sekitar pukul 15.50 WITA, seluruh rangkaian kegiatan kunjungan dan pemeriksaan selesai dilaksanakan dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Setelah itu, Tim Wasev Irjenad TNI melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Bulungan menggunakan kendaraan roda empat dengan estimasi waktu tempuh sekitar tiga jam.

Kehadiran Tim Wasev di Kabupaten Tana Tidung menjadi wujud nyata komitmen TNI dalam mengawal pembangunan yang berkualitas, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Melalui pengawasan yang berkelanjutan, diharapkan Koperasi Desa Merah Putih mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi desa yang produktif dan berkelanjutan bagi warga Tideng Pale serta sekitarnya. (rko)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses