TARAKAN – Sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) di Kota Tarakan bersama personel Polres Tarakan menggelar aksi sosial dan patroli bersama di kawasan Gunung Selatan, Kamis malam (23/7/26).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap keamanan masyarakat menyusul dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di kawasan tersebut pada Rabu malam (22/7/2026).
Di lokasi kegiatan, terlihat personel kepolisian dari Tim Patroli Polres Tarakan turut melakukan pemantauan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan yang melintas pada malam hari.
Ketua Laskar Borneo Bersatu (LBB) Tarakan, Ricky Febriansyah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara organisasi kemasyarakatan dengan aparat kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Carles, Sekretaris Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan (LPADKT) dan Ricky Febriansyah Ketua Lembaga Borneo Bersatu (LBB) Tarakan.
Menurutnya, selain meningkatkan patroli, pemerintah juga diharapkan dapat memperhatikan fasilitas penerangan jalan di sejumlah titik yang dinilai masih gelap dan berpotensi menjadi lokasi rawan tindak kriminal.
“Sepanjang jalan ini jangan hanya ada satu titik yang terang. Kalau bisa, beberapa sudut yang masih gelap dan rawan terjadinya tindak kejahatan diberikan penerangan. Kami juga terus berkoordinasi dengan TNI dan Polri agar masyarakat tetap merasa aman,” ujarnya.
Ricky mengimbau masyarakat agar tidak merasa panik pasca peristiwa tersebut, namun tetap meningkatkan kewaspadaan saat melintas di kawasan Gunung Selatan.
“Silakan tetap menggunakan jalan ini, jangan panik, tetapi tetap waspada dan terus berkoordinasi dengan semua pihak apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan,” katanya.
Ia menjelaskan, aksi sosial tersebut melibatkan berbagai organisasi, di antaranya Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan (LPADKT), Tameng Adat Borneo, Pusaka, Laskar Borneo Bersatu, Aliansi Serumpun, Yayasan Lembaga Budaya Dayak Tidung Bersatu, Gepak, Jubah Hitam, Pasukan Merah Nusantara, Perpedayak, serta unsur masyarakat lainnya.
“Kami para ketua ormas bersama pihak kepolisian bersinergi untuk membantu masyarakat dan menciptakan situasi yang aman serta kondusif,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris DPC LPADKT Kota Tarakan, Carles, menyebut kegiatan tersebut merupakan aksi spontan sebagai bentuk kepedulian terhadap keamanan warga Tarakan, khususnya para pengguna jalan yang setiap hari melintasi kawasan Gunung Selatan.
“Ini aksi spontan sebagai bentuk kepedulian sosial kami agar masyarakat, khususnya pengguna jalan, merasa lebih nyaman. Banyak pekerja, pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat yang menuju wilayah Juata melintas di jalur ini,” ungkapnya.
Carles juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati serta memanfaatkan layanan darurat kepolisian apabila menghadapi situasi yang membutuhkan penanganan cepat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati. Manfaatkan layanan Call Center 110 milik kepolisian apabila membutuhkan bantuan. Kemudian, jika memungkinkan, saat melintasi kawasan Gunung Selatan sebaiknya tidak sendirian, terutama pada malam hari,” ujarnya.
Ia menegaskan, organisasi kemasyarakatan siap mendukung upaya kepolisian dalam menjaga keamanan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.
“Kami bersama teman-teman ormas siap membantu dan bersinergi dengan pihak kepolisian demi memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tutupnya.
Sebelumnya, Polres Tarakan tengah menangani kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang disertai penikaman terhadap seorang mahasiswa di kawasan Gunung Selatan. Peristiwa tersebut menjadi perhatian masyarakat dan mendorong berbagai elemen untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan serta mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban di Kota Tarakan.

