PLN Kembali Bikin Tana Tidung Gelap, Warga “Jangan Tunggu Kami Mengamuk”

by Isman Toriko

TANA TIDUNG, Metrokaltara.com – Kesabaran warga Kabupaten Tana Tidung terhadap buruknya pasokan listrik dari PLN tampaknya mulai mencapai batas. Pemadaman listrik yang terjadi hampir setiap hari selama berbulan-bulan terakhir memicu gelombang kekecewaan di tengah masyarakat.

Tidak hanya mengganggu aktivitas harian, kondisi ini juga menyebabkan kerusakan berbagai alat elektronik milik warga.

Pada Sabtu (16/5/2026), pemadaman listrik kembali terjadi hingga dua kali dalam sehari tanpa adanya pemberitahuan resmi kepada masyarakat. Kondisi tersebut memicu kemarahan warga yang merasa terus dirugikan akibat ketidakstabilan pasokan listrik di daerah tersebut.

Kekecewaan Masyarakat di media sosial

Pantauan di lapangan, pemadaman mendadak sudah menjadi keluhan rutin masyarakat. Banyak warga mengaku harus hidup dalam ketidakpastian karena listrik bisa padam kapan saja, baik siang maupun malam hari. Situasi ini semakin memperburuk aktivitas rumah tangga, usaha kecil, hingga pelayanan publik yang bergantung pada listrik.

Tak sedikit warga yang mengeluhkan kerusakan barang elektronik seperti televisi, kulkas, mesin cuci hingga perangkat usaha akibat listrik yang sering mati mendadak lalu kembali menyala dengan tegangan tidak stabil. Ironisnya, hingga kini belum terlihat langkah nyata yang mampu menghentikan persoalan tersebut.

Kekecewaan masyarakat juga diarahkan kepada pemerintah daerah yang dinilai belum mampu memberikan tekanan serius kepada pihak PLN agar segera menyelesaikan persoalan listrik yang terus berulang di Tana Tidung.

“Sudah terlalu sering begini. Hampir tiap hari mati lampu, kadang tanpa pemberitahuan sama sekali. Banyak alat elektronik kami rusak. Pemerintah juga jangan cuma diam lihat masyarakat sengsara begini,” ujar Rahman, salah satu warga Tideng Pale dengan nada kesal.

Hal senada disampaikan Ismanto yang mengaku geram karena kondisi tersebut terus terjadi tanpa solusi jelas. Menurutnya, kesabaran masyarakat mulai habis akibat terus-menerus dirugikan.

“Parah PLN ini. Banyak alat elektronik rusak akibat seringnya padam. Kalau begini terus, bagusnya kita demo saja pihak PLN. Sudah habis kesabaran warga,” tegas Ismanto kepada awak media, Sabtu (16/5/2026).

Dalam Sehari Dua Kali Pemadaman Yang Membuat Masyarakat Marah

Warga menilai berbagai upaya yang pernah dilakukan, termasuk hearing DPRD Kabupaten Tana Tidung dengan pihak PLN di Berau beberapa waktu lalu, sejauh ini belum membuahkan hasil signifikan. Pasalnya, pemadaman masih terus terjadi hampir setiap hari.

Kondisi ini membuat masyarakat mempertanyakan keseriusan PLN maupun pemerintah dalam menjamin pelayanan listrik yang layak bagi warga. Apalagi listrik merupakan kebutuhan vital yang menyangkut aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan masyarakat.

Kini masyarakat berharap ada langkah konkret dan solusi permanen dari pihak terkait, bukan sekadar janji atau penjelasan sementara. Jika tidak, gelombang protes warga dipastikan akan semakin besar seiring terus menumpuknya kekecewaan akibat listrik yang tak kunjung stabil di Tana Tidung. (rko)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses