Trail Run Perbatasan Se-Kalimantan Utara Berlangsung di Sebatik, Promosikan Gaya Hidup Sehat Dan Keindahan Alam Perbatasan

by Muhammad Refy Ramadhan

Sebatik Utara, MK – Kegiatan Trail Run Perbatasan se-Kalimantan Utara Tahun 2026 digelar di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia, Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Sabtu (26/9/2026).

Kegiatan yang mengusung semangat olahraga, silaturahmi, serta kepedulian terhadap lingkungan tersebut dimulai pukul 06.00 WITA dengan titik start di halaman Kantor Camat Sebatik Utara dan finish di Lapangan Sepak Bola Sungai Limau, Kecamatan Sebatik Tengah.

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur dan komunitas, di antaranya Bupati Nunukan yang diwakili Camat Sebatik Utara Andi Calo, SE., M.A.P., Danramil Sebatik, Kapolsek Sebatik Timur, Danki Pamtas Aji Kuning, Danpos Tanjung Aru, Kepala Syahbandar, Ketua Pemuda Pencinta Alam Sebatik (PPAS), panitia Trail Run Perbatasan, para pecinta alam, serta seluruh peserta Trail Run Perbatasan.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Sebatik Utara Andi Calo, SE., M.A.P. membacakan sambutan Bupati Nunukan. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa kegiatan Trail Run Perbatasan tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga momentum untuk bersilaturahmi sekaligus menikmati keindahan alam Pulau Sebatik.

“Pagi ini kita bukan hanya mau berlari, tetapi juga mau bergembira, bersilaturahmi dan menikmati keindahan alam di Pulau Sebatik,” demikian sambutan Bupati Nunukan yang dibacakan Camat Sebatik Utara.

Menurutnya, kegiatan olahraga seperti Trail Run memiliki nilai penting dalam mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat. Gaya hidup sehat, lanjutnya, dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti memperbanyak aktivitas fisik, mengonsumsi makanan yang baik, beristirahat dengan cukup, serta menjaga kebahagiaan.

Bupati juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan dengan semangat dan menjunjung tinggi sportivitas. Peserta tidak perlu memaksakan diri hanya untuk mengejar waktu, namun harus mengutamakan kesehatan dan keselamatan selama mengikuti rute.

“Kalau kuat, silakan berlari. Kalau mulai lelah, jalan saja dulu. Yang penting selamat sampai finish dan pulang membawa cerita yang menyenangkan,” pesannya.

Selain aspek olahraga, Bupati Nunukan menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Para peserta diimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan dan tidak melakukan tindakan yang dapat merusak alam.

Menurutnya, kondisi kabut asap yang dirasakan masyarakat dalam beberapa waktu terakhir menjadi salah satu contoh dampak yang dapat terjadi apabila lingkungan tidak dijaga dengan baik. Karena itu, kegiatan Trail Run diharapkan sekaligus menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.

“Mari kita menikmati alam hari ini, tetapi alam juga harus tetap bisa dinikmati oleh anak cucu dan generasi penerus kita nanti,” lanjutnya.

Bupati Nunukan berharap kegiatan Trail Run Perbatasan tidak berhenti sebagai kegiatan olahraga semata. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkenalkan Pulau Sebatik sebagai wilayah perbatasan yang sehat, aktif, ramah lingkungan, sekaligus memiliki keindahan alam yang dapat menjadi daya tarik tersendiri.

“Trail Run Perbatasan bisa menjadi bagian dari upaya kita memperkenalkan Pulau Sebatik sebagai wilayah perbatasan yang sehat, aktif, ramah lingkungan, dan memiliki keindahan alam yang luar biasa,” ungkapnya.

Ia mengajak seluruh peserta menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum untuk membangun kebiasaan hidup sehat, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

“Yang kita cari hari ini bukan hanya siapa yang paling cepat sampai finish, tetapi siapa yang pulang dengan badan lebih sehat dan hati lebih bahagia,” pesannya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Nunukan mengajak seluruh peserta untuk menjaga kesehatan, keselamatan dan kelestarian alam selama mengikuti kegiatan.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan Trail Run Perbatasan se-Kalimantan Utara Tahun 2026 secara resmi dinyatakan dimulai.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelepasan para peserta untuk menempuh rute trail run dari halaman Kantor Camat Sebatik Utara menuju garis finish di Lapangan Sepak Bola Sungai Limau, Kecamatan Sebatik Tengah.

Pelaksanaan Trail Run Perbatasan ini diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan antarkomunitas, memperkenalkan potensi alam Pulau Sebatik, serta mendorong masyarakat untuk menjadikan olahraga dan kepedulian lingkungan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. (**)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses