DPW NasDem Kaltara Siap Gelar Konsolidasi, Sekjen hingga Waketum DPP Dijadwalkan Hadir

by Suiman Namrullah

TARAKAN — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Kalimantan Utara (Kaltara) akan menggelar konsolidasi struktur partai pada 28–30 Agustus 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari konsolidasi nasional yang dilakukan Partai NasDem di seluruh provinsi di Indonesia.

Ketua DPW Partai NasDem Kaltara, Supa’ad Hadianto, mengatakan konsolidasi tersebut dilaksanakan sesuai arahan dan instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem.

“Konsolidasi ini sesuai dengan arahan dan instruksi dari DPP Partai NasDem. Pada tanggal 28 sampai 30 akan dilaksanakan konsolidasi Partai NasDem di tingkat Provinsi Kalimantan Utara,” ujar Supa’ad.

Sejumlah pengurus DPP Partai NasDem dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem yang juga Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, Sekretaris Jenderal DPP Partai NasDem Hermawi Taslim, serta jajaran wakil sekretaris jenderal dan wakil ketua yang membidangi struktur partai.

Menurut Supa’ad, salah satu fokus utama konsolidasi adalah memperkuat struktur organisasi mulai dari tingkat DPW, DPD, DPC hingga DPRT sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029.

“Konsolidasi struktur partai ini mulai dari tingkat DPW, DPD, DPC dan DPRT untuk persiapan Pemilu 2029,” katanya.

Supa’ad mengakui, pada Pemilu 2024 Partai NasDem kehilangan kursi DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Utara. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi salah satu evaluasi yang perlu ditindaklanjuti melalui penguatan struktur dan konsolidasi secara berkelanjutan.

Rapat koordinasi yang dipimpin oleh ketua DPW Partai NasDem Kaltara, Supa’ad Hadianto, SE dalam rangka mempersiapkan menyambut kedatangan DPP Partai NasDem dalam agenda Konsolidasi Partai NasDem se-kalimantan Utara.

“Pada tahun 2024 kita ketahui bersama bahwa kursi DPR RI dari Partai NasDem lepas. Artinya, ada kelemahan yang dimiliki partai ini di tingkat struktur. Untuk kembali mendapatkan kursi DPR RI, perlu konsolidasi secara terus-menerus dan berkesinambungan,” jelasnya.

Karena itu, Partai NasDem Kaltara menargetkan dapat merebut kembali kursi DPR RI dari daerah pemilihan Kaltara pada Pemilu 2029. Supa’ad berharap penguatan struktur yang dilakukan sejak sekarang dapat meningkatkan kesiapan partai menghadapi kontestasi politik mendatang.

“Sehingga kita berusaha bahwa nanti di Pemilu 2029 kursi DPR RI dari Partai NasDem bisa kembali dan bisa mendapatkan satu kursi,” tegasnya.

Ia juga menyinggung adanya informasi mengenai kemungkinan penambahan jumlah kursi DPR RI untuk daerah pemilihan Kaltara. Saat ini, Kaltara memiliki tiga kursi DPR RI. Namun, Supa’ad menyebut terdapat informasi bahwa jumlah tersebut berpotensi bertambah menjadi empat kursi.

“Informasi yang kami terima, kursi DPR RI Dapil Kaltara itu nanti akan bertambah satu kursi, yang semula tiga kursi menjadi empat kursi,” ujarnya.

Meski demikian, Supa’ad menyampaikan hal tersebut masih sebatas informasi yang diterima pihaknya. Ia berharap apabila penambahan kursi tersebut terealisasi, Partai NasDem dapat memanfaatkan peluang tersebut untuk kembali memperoleh keterwakilan di DPR RI.

“Mudah-mudahan betul-betul bertambah satu kursi lagi. Insyaallah kami dari Partai NasDem bisa mengembalikan kursi NasDem dari Kaltara untuk duduk kembali di DPR RI,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, konsolidasi Partai NasDem di Kaltara akan dibagi menjadi dua titik. Konsolidasi pertama dipusatkan di Kota Tarakan dan mencakup struktur Partai NasDem dari Kabupaten Nunukan, Kota Tarakan, serta DPW Partai NasDem Kaltara.

Sementara konsolidasi kedua dipusatkan di Tanjung Selor dengan melibatkan DPD Partai NasDem Kabupaten Malinau, Kabupaten Tana Tidung, dan Kabupaten Bulungan.

“Untuk sementara ini yang sedang kita konsolidasikan ada dua titik. Titik pertama di tanggal 29, rencananya meliputi Nunukan, Tarakan dan DPW Kaltara yang dilaksanakan di Kota Tarakan,” jelas Supa’ad.

“Kemudian untuk DPD Malinau, DPD KTT dan DPD Bulungan akan dipusatkan di Tanjung Selor,” sambungnya.

Supa’ad menegaskan, pelaksanaan konsolidasi di Kaltara bukan karena provinsi ini mendapat perlakuan khusus. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda konsolidasi nasional Partai NasDem yang dilaksanakan secara bertahap di seluruh provinsi.

“Jadi untuk konsolidasi ini dilakukan di semua provinsi dan semuanya sedang berjalan. Kita mendapat giliran pada tanggal 28 sampai dengan tanggal 30,” katanya.

Ia menambahkan, konsolidasi tersebut menjadi bagian dari upaya Partai NasDem memperkuat organisasi dan mempersiapkan struktur partai menghadapi Pemilu 2029.

“Jadi bukan berarti Kaltara itu dipilih. Tidak. Memang secara nasional Partai NasDem sedang melaksanakan konsolidasi nasional di masing-masing provinsi,” pungkasnya.

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses