TARAKAN – Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI AD menekankan pentingnya penguatan sasaran nonfisik dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 0907/Tarakan.
Salah satu perhatian utama adalah kegiatan penyuluhan bahaya narkotika yang diharapkan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas, khususnya generasi muda di empat kecamatan di Kota Tarakan.
Wakil Inspektur Jenderal TNI AD (Wairjenad), Mayjen TNI Muh. Muchidin, S.Sos., CGCAE, meminta agar penyuluhan bahaya narkoba tidak hanya dilaksanakan secara terpusat di satu lokasi. Menurutnya, kegiatan tersebut perlu dilakukan secara langsung di wilayah kecamatan agar pesan pencegahan dapat menjangkau lebih banyak kalangan muda.
“Khususnya untuk penyuluhan masalah narkoba tidak terpusat, tetapi dilaksanakan di empat wilayah kecamatan. Karena apa? Bahaya narkoba itu harus langsung didengar langsung oleh anak muda. Generasi muda kita jangan sampai terpapar dan jangan sampai mereka menjadi pemakai atau pengguna,” tegas Muh. Muchidin saat meninjau pelaksanaan TMMD Ke-130 di Tarakan, Minggu (25/10/26).
Ia menilai, edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya melindungi generasi muda dari risiko yang dapat berdampak terhadap kesehatan, kehidupan sosial, dan masa depan mereka.
Karena itu, pendekatan langsung ke masyarakat dinilai penting agar penyampaian informasi dan edukasi pencegahan tidak terbatas pada peserta yang hadir di satu lokasi kegiatan.
“Bahayanya narkoba ke depan tentunya tidak akan saat ini kita rasakan, tetapi akan jauh ke depan. Makanya tadi saya minta Dansatgas dilaksanakan keliling, tidak terpusat di satu tempat,” ujarnya.
Program TMMD Ke-130 tidak hanya diarahkan untuk membangun infrastruktur dan fasilitas umum, tetapi juga mencakup kegiatan nonfisik berupa penyuluhan serta pembinaan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, TNI diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap berbagai persoalan sosial, termasuk pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda.
Pelaksanaan penyuluhan secara langsung di empat kecamatan di Tarakan diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan narkoba.
Pada kesempatan yang sama, Muh. Muchidin menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan masyarakat atas dukungan terhadap pelaksanaan TMMD Ke-130 di Kota Tarakan.
Ia menilai, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan program, baik pada sasaran fisik maupun nonfisik.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah dan juga masyarakat yang berada di lokasi pekerjaan TMMD bisa ikut serta bersama-sama dengan TNI dan Polri dalam rangka membangun di wilayah Kota Tarakan,” pungkasnya.
Melalui kolaborasi tersebut, pelaksanaan TMMD Ke-130 diharapkan tidak hanya memberikan manfaat berupa peningkatan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kesadaran sosial dan ketahanan masyarakat, terutama dalam melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika. (**)

