Waspada Corona, Area Transportasi, Pendidikan dan Pemerintahan Ikuti Protokol WHO

by Muhammad Aras

TARAKAN, MK – Ada 5 ketetapan protokol utama penanganan corona virus disease 2019 (COVID-19) yang dianjurkan World Health Organization (WHO) yang meliputi protokol kesehatan, protokol komunikasi, protokol pengawasan perbatasan, protokol area institusi pendidikan dan protokol area publik dan transportasi.

Setiap protokol diupayakan diterapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara). Salah satunya, protokol area publik dan transpotasi. Pada penerapannya, Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara bersama stakeholder terkait melaksanakan langkah-langkah pencegahan.

Dijelaskan kepala Dishub Kaltara, Taupan Madjid, di transportasi udara, Dishub Kaltara bersama Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) yang ada memasang thermo scanner dan thermo gun. Juga melakukan penyemprotan desinfektan dan penyediaan hand sanitizer di ruang tunggu bandar udara. ā€œIni bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat pengguna jasa tranportasi, khususnya transportasiĀ udara,ā€ kata Taupan.

Khusus Bandara Juwata Tarakan, Dishub bekerjasama denganĀ Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) melakukan pemeriksaan terhadap penumpang domestik dengan thermo-gun sebelum turun dari pesawat. Sementara untukĀ penumpang diĀ kedatangan internasional diperiksa dengan pemeriksaan thermo scanner dan thermo gun.

Pada sektor transportasi air, Dishub bersama KKPĀ melaksanakan penyemprotan desinfektan di Pelabuhan Tengkayu IĀ di Kota Tarakan, Pelabuhan Kayan IIĀ Tanjung Selor di Bulungan dan menyusulĀ Pelabuhan Lim Hie DjungĀ di Nunukan.Ā ā€œDalam waktu dekat pada 3 pelabuhan utama ini akanĀ dipasang thermo-scanner, dan disediakan hand sanitizer di ruang tunggu. Untuk pelabuhan yang dikelola PT Pelindo dan PT ASDP penanganannya dilakukan masing-masing instansi,ā€ urainya.

Menggunakan hand sanitizer di lingkungan pendidikan.

Di sektor darat, dari laporan DAMRI Cabang Tanjung Selor kepada Dishub Kaltara, telah dilakukan penyemprotan desinfektanĀ secara mandiri. ā€œKami juga mengimbau pengemudiĀ taksi konvensional, angkutan sewa khusus (angkutan taksi online) dan angkutan penumpang lainnya agar menyediakan hand sanitizer dan menjaga kebersihan armadanya,ā€ ungkapnya.

Tak itu saja, langkah penanganan penyebaran COVID-19 di Kaltara juga diterapkan di institusi pemerintahan. Dijelaskan kepalaĀ Badan Kepegawaian Daerah (BKD)Ā Kaltara, Burhanuddin, hingga saat ini masih diberlakukan absensi elektronik sidik jari atau fingerprint bagi seluruh ASN di lingkup Pemprov Kaltara. ā€œTerkecuali ada instruksi lebih lanjut oleh Gubernur Kaltara, kami tetap menyesuaikanĀ dengan PergubĀ No.Ā 50/2014Ā tentang Sistem Kehadiran Aparatur Berbasis Teknologi Informasi Di Lingkungan Pemprov Kaltara,ā€ jelas Burhanuddin.

Pelayanan pemerintahan juga berjalan normal. ā€œGuna mencegah penyebaran COVID-19, kami akan mengupayakan menyediakan hand sanitizer untuk digunakan sebelum fingerprint,ā€ tuturnya.

Protokol area institusi pendidikan juga dipatuhi. Dikabarkan Pelaksana harian (Plh) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disikbud) Kaltara, Firmanannur, implementasinya didasarkan pada Surat Edaran (SE)Ā Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar MakarimĀ No.Ā 3/2020 tentang Pencegahan Corona Virus Disease (Covid-19) pada satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Dalam SE-nya, Mendikbud mengimbau kepada seluruh satuan pendidikan untuk melakukan langkah-langkah pencegahan penyebaran Covid-19.

Ada 8 poin yang harus dilaksanakan oleh satuan pendidikan dalam menjaga perkembangan dan penyebaran Covid-19. Dari 8 poin itu, salah satunya menjamin ketersediaan sarana untuk Cuci Tangan Pake Sabun (CTPS) di lingkungan satuan pendidikan.Ā ā€œKamiĀ sudah meng-share ke sekolah-sekolah agar pihak sekolah dapat menjalankannya. Khususnya, di sekolah yang saat ini sedang melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK),ā€ tuturnya.

Saat ini, ada 27 SMK di Kaltara yang sedang melaksanakan UNBK tahun pelajaran 2019/2020. Seperti yang dilakukan paraĀ pelajarĀ yang mengikuti UNBK di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 3 Tarakan, Selasa (17/13).Ā ā€œJadi sebelum dan sesudah melaksanakan UNBK, para siswa diwajibkan mencuci tangan menggunakan air dan sabun, atau sanitizer. Serta komputer, papan ketik (keyboard) dan fasilitas lain yang terpegang oleh tangan juga dibersihkan,ā€Ā tutupnya.(humas)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: