TANA TIDUNG, Metrokaltara.com — Musibah kebakaran yang terjadi pada Senin (17/8/2026) malam menyisakan duka mendalam bagi puluhan warga Desa Tidung Pale Timur, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung. Sebanyak 39 rumah warga dilaporkan hangus terbakar dalam peristiwa yang terjadi pada malam hari tersebut.
Kabar musibah itu turut mengundang keprihatinan Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Vamelia Ibrahim, SE., M.Pd. Ia menyampaikan rasa duka dan keprihatinan yang mendalam kepada seluruh warga yang terdampak kebakaran.
Menurut Vamelia, musibah kebakaran bukan hanya menyebabkan kerugian secara materi, tetapi juga menjadi pukulan berat bagi keluarga yang dalam sekejap harus kehilangan tempat tinggal, barang-barang berharga, serta berbagai kebutuhan kehidupan sehari-hari.
“Saya turut prihatin dan menyampaikan duka yang mendalam atas musibah kebakaran yang menimpa saudara-saudara kita di Desa Tidung Pale Timur. Semoga warga yang terdampak diberikan kekuatan, ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Vamelia yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Tana Tidung
Duka di Balik Kobaran Api
Kebakaran yang terjadi pada malam 17 Agustus itu menjadi peristiwa yang meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat. Di tengah suasana peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, warga Tidung Pale Timur justru harus menghadapi musibah yang menghanguskan puluhan rumah.
Bagi warga yang terdampak, kehilangan rumah berarti kehilangan tempat untuk pulang. Sebagian harus menyelamatkan diri dan anggota keluarga dengan kondisi seadanya, sementara api terus melalap bangunan dan harta benda yang mereka miliki.
Vamelia mengatakan, kondisi tersebut tentu tidak mudah bagi para korban. Karena itu, menurutnya, perhatian dan kepedulian dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar warga tidak merasa menghadapi musibah tersebut sendirian.
“Yang paling penting saat ini adalah keselamatan dan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak. Mereka membutuhkan dukungan, kepedulian dan perhatian kita bersama,” katanya.
Mengajak Semua Pihak Bergandengan Tangan
Sebagai wakil masyarakat di DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Vamelia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memberikan dukungan kepada warga korban kebakaran.
Menurutnya, penanganan pascakebakaran tidak hanya membutuhkan bantuan berupa kebutuhan pokok, tetapi juga perhatian terhadap tempat tinggal sementara, kebutuhan anak-anak, pakaian, makanan, perlengkapan rumah tangga, hingga kebutuhan lain yang diperlukan para korban untuk menjalani hari-hari setelah musibah.
Ia berharap pemerintah daerah, dunia usaha, organisasi sosial, komunitas, maupun masyarakat luas dapat bergandengan tangan membantu meringankan beban keluarga yang terdampak.
“Semoga pemerintah dan seluruh pihak terkait dapat bergerak bersama dalam membantu masyarakat yang terdampak. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, tentu akan sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah,” tutur Vamelia.
Bagi Vamelia, menjadi wakil rakyat bukan hanya berbicara mengenai kebijakan dan pembangunan, tetapi juga hadir ketika masyarakat sedang menghadapi persoalan dan kesulitan.
Musibah seperti kebakaran, menurutnya, menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial dan semangat gotong royong masih menjadi kekuatan penting masyarakat.
Ia pun berharap warga terkena musibah kebakaran tetap kuat dan tidak kehilangan semangat untuk bangkit.
“Rumah boleh terbakar, harta benda bisa hilang, tetapi harapan dan semangat untuk bangkit jangan sampai ikut terbakar. Mari kita doakan dan kita dukung saudara-saudara kita agar dapat melewati masa sulit ini dan kembali menata kehidupan mereka,” ucapnya.
Vamelia juga menyampaikan doa agar seluruh keluarga yang terdampak diberikan kesehatan, keselamatan serta kekuatan dalam menghadapi cobaan.
Ia berharap proses penanganan pascakebakaran dapat berjalan dengan baik dan kebutuhan mendesak para korban dapat segera terpenuhi.
Musibah yang melanda 39 rumah warga tersebut menjadi duka bersama bagi masyarakat Tana Tidung. Namun di balik peristiwa tersebut, semangat gotong royong diharapkan menjadi kekuatan untuk membantu para korban kembali berdiri dan menata kehidupan.
“Semoga Allah SWT memberikan kekuatan kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak. Semoga bantuan dan kepedulian dari berbagai pihak dapat meringankan beban mereka. Kita bersama-sama membantu, karena di saat seperti inilah rasa kemanusiaan dan persaudaraan harus kita kuatkan,” pungkas Vamelia Ibrahim. (rko)

