by Redaksi Kaltara

BULUNGAN, MK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bulungan kembali menggelar gerakan Bulungan Berzakat 1447 H. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Tenguyun, Kantor Bupati Bulungan, Selasa (10/3).

Bupati Bulungan, Syarwani mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat solidaritas sosial sekaligus membantu mengurangi kemiskinan di Kabupaten Bulungan.

Menurutnya, bulan Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan kepedulian dan kebersamaan antar masyarakat.

“Momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan kepedulian sosial dan memperkuat solidaritas antar masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, zakat yang disalurkan pada pertengahan Ramadan diharapkan dapat lebih cepat membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Semua dana yang terkumpul akan disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima,” jelasnya.

Pelaksanaan zakat tahun ini juga mengacu pada Keputusan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bulungan Nomor 07 Tahun 2026 tentang penetapan kadar zakat fitrah 1447 H/2026 M.

Adapun zakat fitrah dalam bentuk beras ditetapkan sebanyak 2,5 kilogram per jiwa. Sementara zakat fitrah dalam bentuk uang dibagi menjadi tiga kategori sesuai kualitas beras yang biasa dikonsumsi masyarakat, yaitu Rp60.000, Rp45.000, dan Rp35.000 per jiwa.

Selain itu, fidyah ditetapkan sebesar Rp300.000 per jiwa untuk masyarakat dengan kategori mampu.

Syarwani juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), pihak perbankan, BUMD, serta para pelaku usaha untuk menyalurkan zakat mal dan zakat fitrah melalui Baznas.

“Pemkab mengajak seluruh masyarakat untuk segera menyalurkan zakat agar masyarakat yang menerima dapat lebih cepat merasakan manfaatnya,” pungkasnya.(Fy/red)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses