Program MBG di Karang Balik Berjalan Lancar, Kelurahan Harap Tepat Sasaran dan Jaga Kualitas Gizi

by Suiman Namrullah

TARAKAN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kelurahan Karang Balik, Kota Tarakan, terus berjalan dan mulai menjangkau sejumlah penerima manfaat, baik di lingkungan pendidikan maupun posyandu.

Hal tersebut disampaikan Masduki Syaiful Hadi yang mewakili Kepala Seksi Pemberdayaan Kelurahan Karang Balik saat ditemui pada Senin (25/5/26).

Masduki mengatakan, jumlah penerima manfaat MBG di wilayah Kelurahan Karang Balik saat ini mencapai sekitar 110 orang dengan rincian Ibu Hamil 4, Ibu Menyusui 6 serta Balita 100. Program tersebut juga menyasar peserta didik yang ada di wilayah Kelurahan Karang Balik.

“Penerima manfaat sekitar seratus tujuh orang. Program ini untuk pendidikan dan juga termasuk posyandu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penyaluran MBG tidak hanya dilakukan di posyandu, tetapi juga disalurkan ke sekolah-sekolah yang berada di wilayah Karang Balik.

Masduki Syaiful Hadi mewakili Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Karang Balik.

“Ini juga disalurkan ke sekolah, kemudian ada juga yang diantar ke posyandu,” katanya.

Terkait pelaksanaan program sejak awal berjalan hingga saat ini, Masduki menyebut belum menerima laporan adanya kendala berarti dalam proses penyaluran.

“Kalau informasi yang kami terima, alhamdulillah tidak ada kendala,” ungkapnya.

Meski demikian, pihak kelurahan tetap berharap satuan pemenuhan pelayanan gizi maupun pengelola dapur MBG terus menjaga kualitas layanan, terutama dalam aspek kebersihan makanan demi kesehatan para penerima manfaat.

“Pesannya tetap menjaga kebersihan di dapur untuk menjaga kesehatan konsumen,” tuturnya.

Sementara itu, di wilayah Kelurahan Karang Balik sendiri terdapat empat posyandu. Namun, hingga saat ini penyaluran MBG baru dilakukan di beberapa titik.

“Hari ini ada dua posyandu yang menerima penyaluran, yakni Posyandu Berlian dan Posyandu Ambaratu. Sebelumnya baru satu,” jelasnya.

Masduki berharap program MBG dapat terus berjalan secara tepat sasaran dan memberikan dampak positif terhadap pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan.

“Harapannya program ini benar-benar tepat sasaran kepada yang membutuhkan dan kualitas menunya bisa menambah gizi,” katanya.

Ia juga menyinggung kondisi angka stunting di wilayah Karang Balik yang hingga kini disebut tidak mengalami peningkatan.

“Angka stunting tidak ada kenaikan,” pungkasnya.

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses