Babak Akhir Keterangan Terdakwa Kepemilikan Sabu 1,9 Kg

by kenneth Helmy Harahap

Tarakan, MK – Dalam persidangan Online yang di gealar di Pengadilan Negeri Tarakan, Majelis Hakim kembali mencecar pertanyaan kepada Bagong untuk di cocokkan dengan keterangan saksi yang di gelar sebelumnya.

Seperti yang diberitakan media ini sebelumnya, bahwa narkoba jenis sabu seberat 1,9 kg tersebut. Berasal dari Ade Naja yang berada di Tawau, Malaysia. Sementara” Jhs” Alias Bagong didakwa sebagai pengendali peredaran sabu tersebut di Tarakan.

Namun Bagong mengaku tidak mengenal Ade Naja secara langsung. Melainkan hanya mengenal melalui percakapan Hand Phone (HP) saja.

Selain itu, Bagong juga memberi keterangan bahwa dirinya mengalami penyiksaan dalam penyidikan yang dilakukan oleh Dirreskoba Polda Kaltara. Sehingga dirinya terpaksa mengakui apa yang tidak dirinya ketahui.

Sementara itu, menurut Jaksa Penuntut umum (JPU) Junaidi, S.H. Dari rangkaian keterangan yang diberikan “Jhs” Alias Bagong, menambah keyakinan bagi JPU, dalam menentukan tuntutan yang akan di agendakan pada Selasa, 21 April 2020 mendatang.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Junaidi, S.H

“ Dari keterangan yang diberikan terdakwa, menambah keyakinan kami akan kepemilikan sabu tersebut. Karena ketidak sesuaian keterangan antara keterangan terdakwa  dengan kesaksiannya sendiri saat menjadi saksi dalam agenda saksi mahkota sebelumnya. Dan selasa depan agenda sidangnya pembacaan tuntutan” Tutup Junaidi. (KHH)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: