TANA TIDUNG, Metrokaltara.com – Suasana hangat dan penuh haru terasa di Rumah Jabatan Bupati Tana Tidung pada Minggu (16/03/2026). Di tengah keberkahan bulan suci Ramadan, Bupati Tana Tidung bersama keluarga menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama puluhan anak yatim serta para petugas kebersihan yang selama ini menjadi garda terdepan menjaga kebersihan daerah.
Sejak sore hari, halaman rumah jabatan mulai dipenuhi para tamu undangan. Anak-anak yatim datang dengan wajah ceria, sementara para petugas kebersihan yang biasanya bekerja di balik hiruk-pikuk aktivitas kota, sore itu duduk berdampingan dalam suasana penuh keakraban.
Dalam sambutannya, Bupati Ibrahim Ali menyampaikan rasa syukur karena masih diberi kesempatan untuk berbagi di bulan yang penuh berkah ini. Ia menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar momentum ibadah pribadi, tetapi juga waktu terbaik untuk memperkuat kepedulian sosial.
“Ramadan adalah waktu terbaik untuk saling berbagi. Kami ingin memastikan kebahagiaan menyambut hari kemenangan juga dirasakan oleh saudara-saudara kita,” ujar Ibrahim Ali dengan penuh kehangatan.
Menurutnya, anak-anak yatim dan para petugas kebersihan merupakan bagian penting dari masyarakat yang patut mendapat perhatian. Ia mengaku terharu melihat antusiasme para undangan yang hadir dalam kegiatan sederhana namun sarat makna tersebut.
Di hadapan para tamu, Bupati juga memberikan pesan khusus kepada (Baznas) agar terus menjaga amanah dalam menyalurkan zakat dan bantuan kepada masyarakat yang berhak menerimanya.
Ia menekankan bahwa distribusi zakat harus benar-benar tepat sasaran sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
Dalam suasana yang penuh kekeluargaan itu, Bupati juga terlihat menyapa satu per satu anak yatim yang hadir. Dengan nada lembut, ia berpesan agar mereka tetap semangat dalam menjalani kehidupan dan tidak merasa sendiri.
“Kalian semua adalah anak-anak kami juga. Tetap semangat belajar dan jangan pernah merasa sendiri,” tuturnya.
Tak lupa, Ibrahim Ali juga memohon doa dari masyarakat agar dirinya bersama keluarga selalu diberikan kekuatan dan kesehatan dalam menjalankan amanah sebagai pemimpin daerah.
Usai sambutan, Bupati secara simbolis menyerahkan paket parsel kepada para petugas kebersihan. Momen tersebut disambut dengan senyum haru dan rasa syukur dari para penerima yang tampak tidak menyangka mendapatkan perhatian langsung dari kepala daerah.
Menjelang azan Magrib, suasana semakin khidmat ketika tausiah disampaikan oleh . Dalam ceramahnya, ia mengingatkan bahwa Ramadan adalah kesempatan emas untuk memperbanyak amal, terutama dengan berbagi kepada sesama.
“Bulan Ramadan adalah bulan di mana setiap kebaikan dilipatgandakan pahalanya. Karena itu, perbanyaklah infaq dan sedekah,” pesannya di hadapan para jamaah.
Tak lama kemudian, lantunan azan Magrib terdengar. Suasana yang semula hening berubah menjadi penuh kehangatan ketika seluruh tamu bersama-sama menikmati hidangan berbuka puasa.
Acara ditutup dengan penyerahan bingkisan kepada seluruh anak yatim yang hadir serta sesi foto bersama. Senyum bahagia terlihat jelas di wajah anak-anak yang sore itu pulang dengan membawa bukan hanya bingkisan, tetapi juga kenangan tentang perhatian dan kasih sayang yang mereka terima di bulan penuh berkah ini. (rko)






