TANA TIDUNG, Metrokaltara.com – Dingin malam yang perlahan berganti dini hari tak menyurutkan langkah warga menuju Asrama Kodim 0914/TNT, Minggu (12/7/2026). Satu demi satu masyarakat datang membawa semangat yang sama: menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2026 bersama prajurit TNI. Tak ada sekat pangkat, jabatan, maupun profesi. Yang ada hanyalah kebersamaan yang tumbuh dari kecintaan terhadap sepak bola.
Di tengah keramaian itu, Komandan Kodim 0914/TNT, Letkol Arm. Raden Florensius Ferdian Ricarda, S.T., M.I.P., hadir bersama para Perwira Staf Kodim. Kehadirannya bukan sekadar memenuhi agenda seremonial, melainkan membaur bersama masyarakat, menikmati setiap menit pertandingan sambil sesekali berbincang hangat dengan warga.
Riuh tepuk tangan dan sorak sorai pecah setiap kali peluang tercipta di lapangan hijau. Anak-anak, pemuda hingga orang tua larut dalam suasana penuh keakraban. Sesaat, perbedaan latar belakang seolah menghilang, digantikan oleh semangat persaudaraan yang tumbuh dari layar besar yang menyajikan pertandingan bergengsi dunia.
Bagi Letkol Arm. Raden Florensius Ferdian Ricarda, olahraga memiliki kekuatan untuk menyatukan banyak orang. Karena itu, kegiatan nonton bareng bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga ruang mempererat komunikasi antara TNI dan masyarakat.
Menurutnya, momen seperti ini menjadi sarana sederhana namun bermakna untuk memperkuat silaturahmi, membangun kedekatan emosional, sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini menjadi fondasi utama dalam menjaga keamanan dan ketahanan wilayah.
Suasana hangat semakin terasa ketika Dandim dan para perwira terlihat menikmati pertandingan bersama warga tanpa menjaga jarak. Obrolan ringan, canda tawa, hingga diskusi seputar jalannya pertandingan mengalir begitu alami. Kehadiran mereka menciptakan kesan bahwa TNI bukan hanya hadir saat menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat.
Kegiatan nonton bareng yang berlangsung tertib, aman, dan penuh kekeluargaan itu pun menjadi potret nyata harmonisasi antara TNI dan masyarakat di Kabupaten Tana Tidung.
Di balik gemuruh pertandingan Piala Dunia 2026, tersimpan pesan yang lebih besar bahwa kebersamaan adalah kekuatan, dan kedekatan antara TNI dengan rakyat akan selalu menjadi modal utama membangun daerah yang aman, damai, dan penuh persaudaraan.
Malam itu, sepak bola bukan sekadar pertandingan. Ia menjadi bahasa yang menyatukan hati, mempererat persahabatan, dan kembali menegaskan bahwa di Asrama Kodim 0914/TNT, kemanunggalan TNI dan rakyat bukan hanya slogan, melainkan nyata dirasakan dalam setiap momen kebersamaan. (rko)


