SAMARINDA, Metrokaltara.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Tana Tidung dalam menghadirkan pendidikan tinggi berbasis keagamaan terus diperkuat. Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Tana Tidung melakukan audiensi dengan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, Prof. Dr. Zurqoni, M.Ag, guna membahas rencana pembukaan kampus UIN di Kabupaten Tana Tidung.
Pertemuan yang berlangsung di Aula Rektor Lantai 3 UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda itu menjadi salah satu langkah strategis dalam mempercepat pemerataan akses pendidikan tinggi di wilayah Kalimantan Utara, khususnya di kabupaten paling muda tersebut.
Turut mendampingi Bupati, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Utara H. Muhammad Saleh, S.Ag., M.Pd.I., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tana Tidung H. Hamzah, S.Ag., M.M., serta jajaran pemerintah daerah.
Dalam audiensi itu, Ibrahim Ali menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tana Tidung tidak hanya mengusulkan pendirian kampus, tetapi juga telah menyiapkan komitmen nyata untuk mendukung proses pembangunannya.
Menurutnya, keberadaan perguruan tinggi di Tana Tidung merupakan kebutuhan mendesak. Selama ini, banyak generasi muda harus meninggalkan daerah untuk melanjutkan pendidikan ke kota lain, sehingga tidak sedikit yang terkendala biaya maupun akses.
“Kami menyampaikan kesiapan dan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung pembangunan kampus, termasuk dari sisi penyediaan sarana dan prasarana. Kami berharap kehadiran perguruan tinggi ini mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mempercepat pembangunan daerah,” ujar Ibrahim Ali.
Bagi pemerintah daerah, kampus bukan sekadar tempat belajar, melainkan pusat lahirnya sumber daya manusia yang akan menjadi motor pembangunan di masa depan. Kehadiran UIN di Tana Tidung juga dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak tenaga pendidik, aparatur, tokoh agama, hingga wirausahawan muda yang berasal dari daerah sendiri.
Kabar baik pun datang dari pihak UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda. Rektor Prof. Dr. Zurqoni beserta jajaran menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pendirian kampus di Kabupaten Tana Tidung.
Bahkan, sebagai langkah awal, UIN menawarkan solusi berupa penyelenggaraan perkuliahan dengan memanfaatkan ruang kelas sementara di Kabupaten Tana Tidung sebelum kampus permanen dibangun.
Tak hanya itu, pihak UIN juga menyatakan siap membantu proses komunikasi dan koordinasi dengan Kementerian Agama Republik Indonesia agar tahapan administrasi hingga perizinan dapat berjalan lebih cepat dan sesuai ketentuan.
Dukungan tersebut menjadi sinyal positif bahwa cita-cita menghadirkan perguruan tinggi negeri berbasis Islam di Tana Tidung semakin terbuka lebar.
Bagi masyarakat Tana Tidung, harapan itu bukan hanya tentang berdirinya sebuah gedung kampus. Lebih dari itu, kampus akan menjadi ruang lahirnya generasi baru yang memiliki ilmu pengetahuan, karakter, serta nilai-nilai keislaman yang kuat, tanpa harus jauh meninggalkan kampung halaman untuk mengejar pendidikan.
Menutup audiensi tersebut, Ibrahim Ali mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan dan mendukung proses yang sedang berjalan.
“Semoga sinergi yang telah terbangun ini menjadi langkah konkret menuju terwujudnya pendirian perguruan tinggi di Kabupaten Tana Tidung. Ini adalah ikhtiar bersama demi peningkatan kualitas SDM dan kemajuan daerah,” tutupnya. (rko)


