Vamelia Ibrahim Turun Langsung Tinjau Lokasi Longsor di Tidung Pala, Serukan Kewaspadaan dan Penanganan Mitigasi Bencana

by Isman Toriko

TANA TIDUNG, Metrokaltara.com – Di tengah cuaca yang masih diselimuti hujan dan langit mendung, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara Komisi IV, Vamelia Ibrahim , turun langsung meninjau lokasi longsor di kawasan Kebun Sayur, Desa Tidung Pala, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Rabu (1/7/2026).

Kehadirannya bukan sekadar menjalankan fungsi pengawasan sebagai wakil rakyat, tetapi juga memberikan dukungan moril kepada keluarga korban yang rumahnya mengalami kerusakan akibat tertimbun material longsor.

Dengan menyusuri lokasi yang masih dipenuhi tanah dan bebatuan, Vamelia melihat langsung dampak bencana yang terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Longsor menggerus lereng di sekitar permukiman hingga menghantam salah satu rumah warga yang diketahui merupakan anggota PKK Desa Tidung Pala.

Di hadapan warga, Vamelia menyampaikan rasa prihatin dan duka atas musibah yang menimpa keluarga korban. Menurutnya, kondisi cuaca ekstrem yang belakangan terjadi harus menjadi perhatian serius seluruh pihak karena berpotensi memicu bencana hidrometeorologi.

“Cuaca di Tana Tidung beberapa hari terakhir tidak menentu. Hujan turun tiba-tiba dengan intensitas cukup deras hingga memicu longsor di wilayah ini. Saya juga sudah melakukan konfirmasi kepada BPBD, dan kawasan ini memang termasuk daerah rawan longsor sehingga perlu menjadi perhatian bersama,” ujar Vamelia.

Ia bersyukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Berdasarkan informasi yang diterimanya, saat longsor terjadi rumah dalam keadaan kosong karena kepala keluarga sedang berada di Tanjung Selor untuk mengantar anak-anak mengikuti ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).

“Kalau tadi saya dapat informasi, saat kejadian suaminya tidak berada di rumah karena sedang mengantar anak-anak mengikuti O2SN di Tanjung. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, namun kerusakan rumah tentu menjadi musibah yang berat bagi keluarga,” katanya.

Vamelia juga mengapresiasi gerak cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama unsur terkait yang langsung turun ke lokasi sejak malam hari. Petugas melakukan evakuasi awal, membersihkan material longsor, sekaligus memberikan bantuan darurat kepada warga terdampak.

Vamelia Tinjau Korban Tanah Longsor, Sekaligus Memberikan Semangat dan Dukungan Kepada Korban

Menurutnya, penanganan tersebut juga mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk Tim Penggerak PKK dan organisasi kemasyarakatan yang bergotong royong membantu proses pembersihan.

“BPBD sudah bergerak cepat sejak tadi malam melakukan penanganan dan membantu warga terdampak. Mereka juga dibantu oleh PKK dan organisasi lainnya di lapangan. Ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masyarakat Tana Tidung masih sangat kuat,” ungkapnya.

Lebih jauh, legislator Komisi IV DPRD Kaltara itu mengingatkan masyarakat yang bermukim di kawasan lereng maupun daerah rawan longsor agar meningkatkan kewaspadaan. Ia meminta warga tidak mengabaikan tanda-tanda alam seperti retakan tanah, rembesan air di lereng, maupun curah hujan tinggi yang berlangsung dalam waktu lama.

“Harapan saya masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana untuk lebih waspada. Cuaca sekarang tidak menentu dan potensi bencana masih bisa terjadi kapan saja. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” pesannya.

Vamelia juga berharap pemerintah daerah bersama instansi teknis dapat memperkuat upaya mitigasi bencana melalui pemetaan kawasan rawan longsor, pembangunan infrastruktur pengendali, serta edukasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah penyelamatan saat bencana terjadi.

Musibah di Kebun Sayur, Desa Tidung Pala, menjadi pengingat bahwa di balik derasnya hujan yang mengguyur Bumi Upun Taka, tersimpan ancaman yang tidak bisa dianggap sepele.

Namun di tengah cobaan itu pula, solidaritas warga, kesigapan petugas, dan kepedulian para pemangku kepentingan menjadi secercah harapan bahwa setiap bencana dapat dihadapi bersama dengan semangat gotong royong dan kepedulian kemanusiaan. (rko)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses