MALINAU, Metrokaltara.com – Suasana Ruang Laga Feratu, Kantor Bupati Malinau, Senin (6/7/2026) pagi, dipenuhi semangat para kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan yang berkumpul untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan mereka.
Di tengah tuntutan dunia pendidikan yang terus berubah, Pemerintah Kabupaten Malinau menegaskan komitmennya membangun sumber daya manusia berkualitas melalui peningkatan kompetensi para pemimpin sekolah.
Komitmen tersebut ditandai dengan dibukanya secara resmi Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kepala Sekolah Angkatan I, II, III, dan IV oleh Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Malinau yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut, serta Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Utara yang memberikan dukungan dan fasilitasi sehingga pelatihan dapat terlaksana dengan baik.
Menurut Wempi, kepala sekolah tidak lagi hanya berperan sebagai administrator pendidikan, tetapi harus mampu menjadi motor penggerak perubahan yang membawa sekolah beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Perubahan dunia pendidikan berjalan sangat cepat. Karena itu, kepala sekolah dituntut memiliki kapasitas kepemimpinan yang profesional, adaptif, dan inovatif agar mampu menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pelatihan tersebut merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Malinau dalam memperkuat kualitas kepemimpinan pendidikan. Seorang kepala sekolah, kata dia, harus mampu membangun budaya belajar yang positif, mendorong peningkatan kompetensi guru, sekaligus menghadirkan pelayanan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
Bupati juga menyoroti pentingnya transformasi kepemimpinan yang selaras dengan perkembangan teknologi. Digitalisasi pendidikan, implementasi kurikulum yang efektif, serta tata kelola sekolah yang transparan dan akuntabel menjadi fondasi utama dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Malinau.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik peserta didik, tetapi juga dari kemampuan sekolah dalam membentuk karakter, kreativitas, serta daya saing generasi muda di tengah perubahan global.
“Transformasi pendidikan harus dimulai dari pemimpinnya. Kepala sekolah harus menjadi teladan, mampu membaca tantangan, memanfaatkan teknologi, serta membangun kolaborasi dengan seluruh warga sekolah maupun masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Wempi berharap seluruh peserta mengikuti setiap materi pelatihan secara sungguh-sungguh dan mampu menerapkannya di sekolah masing-masing. Ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan diharapkan tidak berhenti di ruang kelas, tetapi diwujudkan dalam berbagai inovasi yang berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran.
Ia menilai keberhasilan kepala sekolah akan memberikan efek berantai bagi peningkatan profesionalisme guru, prestasi peserta didik, hingga tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan.
“Pemerintah Kabupaten Malinau akan terus memberikan perhatian terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan kompetensi kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan. Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang menentukan masa depan daerah,” katanya.
Pelatihan ini mengusung tema “Transformasi Kepemimpinan, Digitalisasi Pendidikan, Implementasi Kurikulum, dan Optimalisasi Tata Kelola Sekolah dalam Rangka Mendukung 5 Program Unggulan Daerah.” Tema tersebut mencerminkan arah pembangunan pendidikan di Kabupaten Malinau yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran, tetapi juga mendukung pencapaian visi pembangunan daerah melalui lahirnya pemimpin-pemimpin pendidikan yang tangguh, inovatif, dan berintegritas.
Dengan mengucapkan syukur, Bupati Wempi W. Mawa secara resmi membuka kegiatan pelatihan tersebut. Diharapkan, melalui peningkatan kapasitas para kepala sekolah, lahir berbagai inovasi dan perubahan positif yang mampu memperkuat kualitas pendidikan di Kabupaten Malinau, sekaligus mencetak generasi penerus yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (rko)


