Bulungan, MK – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H Jamal, SH, MAP membuka kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) di Ruang Rapat Kantor Bawaslu Bulungan di Jl Skip II, Tanjung Selor pada Sabtu pagi (15/8).
Asisten I menjelaskan, kegiatan ini penting untuk membangun kesadaran dan tanggungjawab bersama masyarakat dalam mengawal proses demokrasi.
Kegiatan mengusung tema “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat”. Dipaparkan, pengawasan Pemilu tidak hanya dibebankan kepada lembaga penyelenggara Pemilu dan pengawas Pemilu.
“Pengawasan adalah tanggungjawab kita bersama,” tandasnya. Diingatkan, masyarakat harus menjadi bagian aktif mengawasl setiap tahapan Pemilu. Masyarakat perlu memiliki keberanian untuk menyampaikan informasi apabila menemukan dugaan pelanggaran.
“Sekaligus memiliki kecakapan untuk membedakan antara informasi yang benar dengan informasi yang menyesatkan,” imbuhnya. DIlanjutkan, media sosial telah menjadi ruang publik yang sangat berpengaruh dalam membentuk opini masyarakat. DI satu sisi, perkembangan teknologi memberikan peluang besar bagi pendidikan politik dan partisipasi masyarakat.
Namun di sisi lain, terdapat berbagai potensi ancaman seperti hoaks, disinformasi, ujaran kebencian, politik identitas, kampanye hitam, manipulasi informasi serta berbagai bentuk konten yang dapat memecah belah persatuan masyarakat.
“Karena itu masyarakat yang berpartisipasi dalam pengawasan Pemilu harus memiliki literasi politik dan literasi digital yang baik,” pesannya. (**)

