Dokter Terbang Kini Dilengkapi Layanan Spesialis Mata

by Muhammad Aras

TANJUNG SELOR, MK – Program Dokter Terbang sangat berperan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Kalimantan Utara (Kaltara). Utamanya, yang bermukim di wilayah perbatasan atau terisolir. Untuk itu, kualitas pelaksanaannya pun dikembangkan. Dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kaltara, Usman, pengembangannya berupa fasilitas pelayanan dokter spesialis mata beserta dukungan alat pemeriksaan mata secara mobile. “Pengembangan ini berdasarkan hasil evaluasi di lapangan. Dimana, banyak masyarakat yang mengeluh dengan kondisi penglihatannya,” katanya.

Pelayanan tersebut dapat segera dinikmati masyarakat. “Rencananya kami akan melakukan pelayanan kesehatan gratis di Sebuku pada 16 September nanti. Dilanjutkan pekan depan di Sebatik Barat, Nunukan. Insya Allah, kami akan mencoba menghubungi dokter spesialis mata untuk dihadirkan dalam pelayanan dokter terbang ini nanti,” ujarnya. Sebelumnya, pelayanan Dokter Terbang sudah menyediakan dokter spesialis jantung, kandungan, anak dan penyakit dalam.

Untuk peralatan pendukung pelayanan spesialis mata, Pemprov menyediakan 5 unit alat pemeriksa mata, berikut alat pengukur tekanan bola mata. “Pemprov Kaltara juga akan bekerjasama dengan Satgas Pamtas TNI Kodam VI/Mulawarman dan optik yang bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS),” ulasnya.

“Jadi, bagi pasien yang butuh penanganan lebih lanjut, nanti akan diarahkan ke optik yang bekerjasama dengan BPJS. Sebab, untuk lensa kacamatanya dapat diklaim oleh BPJS, sementara bingkainya diluar tanggungan BPJS,” imbuhnya.

Nanti juga akan terlibat tim medis dari Satgas Pamtas saat dilakukan pelayanan dokter terbang di wilayah perbatasan. Seperti di Sei Ular, atau di wilayah perbatasan lainnya di Kaltara. “Kedepan insya allah, akan dilakukan pengembangan layanan lagi, yakni spesialis THT (Telinga-Hidung-Tenggorokan),” tutupnya.(humas)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: