PLN Tegaskan Keselamatan Kerja Prioritas Utama Usai Insiden di Tana Tidung

by Suiman Namrullah

TARAKAN – PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Malinau menegaskan komitmennya terhadap penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam setiap aktivitas operasional ketenagalistrikan, termasuk pekerjaan yang dilaksanakan oleh mitra kerja di lapangan.

Penegasan tersebut disampaikan menyusul insiden yang terjadi saat pelaksanaan pekerjaan mitra kerja di Jalan Manunggal, Tidung Pale Timur, Kabupaten Tana Tidung, pada Jumat (22/5/26).

Dalam keterangannya, pihak PLN menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden tersebut dan memastikan pekerja yang terdampak telah mendapatkan penanganan secara optimal.

“Keselamatan kerja merupakan prioritas utama PLN dalam seluruh proses operasional. Kami turut prihatin atas kejadian ini dan memastikan pekerja yang terdampak memperoleh penanganan yang diperlukan,” demikian keterangan resmi PLN.

PLN menjelaskan, sejak menerima informasi kejadian, petugas PLN bersama pihak terkait langsung bergerak cepat melakukan pengamanan lokasi guna mencegah risiko lanjutan serta memastikan proses penanganan berjalan sesuai prosedur yang berlaku.

Selain itu, PLN juga memastikan proses investigasi tengah dilakukan secara menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti insiden tersebut. Evaluasi terhadap pelaksanaan prosedur keselamatan kerja juga akan dilakukan sebagai langkah perbaikan dan pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

PLN menegaskan seluruh pekerjaan ketenagalistrikan wajib mengedepankan standar operasional dan aspek keselamatan kerja, baik oleh personel internal maupun mitra kerja yang terlibat dalam kegiatan operasional di lapangan.

Perusahaan juga mengajak seluruh pihak untuk tetap mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas yang berkaitan dengan jaringan dan instalasi kelistrikan.

Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan dan investigasi masih berlangsung.

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses