Malinau, MK – Ketua Umum Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Malinau, Yusran, S.HI., mengajak seluruh pihak untuk terus bersama-sama mendukung pembinaan generasi Qurani yang berakhlak mulia dan mencintai masjid sejak usia dini.
Hal tersebut disampaikannya dalam penutupan Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) III Tingkat Kabupaten Malinau Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan peringatan Milad BKPRMI ke-49, di Aula SLBN Malinau, Sabtu (5/9/2026).
Dalam sambutannya, Yusran mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya dua momentum penting tersebut, yakni peringatan Milad BKPRMI ke-49 dan berakhirnya rangkaian FASI III Tingkat Kabupaten Malinau.
Ia mengatakan, selama puluhan tahun BKPRMI terus berupaya menjadi wadah perjuangan dalam memakmurkan masjid sekaligus membina anak-anak dan generasi muda melalui berbagai kegiatan keagamaan.
Menurutnya, tema FASI tahun ini, “Membentuk Generasi Qurani, Berakhlak Mulia, Berprestasi dan Cinta Masjid Sejak Dini”, menjadi semangat bersama dalam menanamkan nilai-nilai keislaman kepada anak-anak.
“Ini yang kita tanamkan kepada anak-anak TPA dan remaja masjid kita. Bagaimana mereka mencintai masjid, sehingga hati mereka selalu terpaut dengan masjid,” ujarnya.
Yusran menjelaskan, pelaksanaan FASI III Tahun 2026 berlangsung cukup panjang. Berbagai perlombaan digelar selama kurang lebih satu bulan dengan memanfaatkan waktu akhir pekan.
Sejumlah lomba yang dilaksanakan antara lain lomba azan, mewarnai Islami, cerdas cermat agama, pidato, dai cilik, tartil hingga lomba video konten kreatif bagi remaja masjid.
Beragam perlombaan tersebut, lanjutnya, tidak hanya menjadi ajang untuk mencari prestasi, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter dan mengembangkan potensi anak-anak.
“FASI membentuk karakter anak-anak kita. Tangannya bisa mewarnai dengan indah, lisannya bisa berpidato dengan kebenaran, dan jarinya bisa membuat konten dakwah yang positif. Dari situlah tumbuh kecintaan kepada masjid sejak dini,” katanya.
Pada kesempatan itu, Yusran juga berharap dukungan Pemerintah Kabupaten Malinau terhadap BKPRMI dapat terus berlanjut. Menurutnya, dukungan pemerintah dan para donatur sangat penting untuk menunjang berbagai program pembinaan anak-anak, remaja masjid serta guru-guru TPA yang berada di bawah naungan BKPRMI.
“BKPRMI selama ini bersyukur mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah. Namun, kegiatan organisasi tidak bisa hanya mengandalkan anggaran. Karena itu, dukungan dari para donatur dan seluruh pihak sangat berarti bagi keberlangsungan pembinaan generasi kita,” ungkapnya.
Selain itu, Yusran menyampaikan bahwa masa baktinya bersama jajaran pengurus BKPRMI Malinau akan berakhir pada tahun 2026. Ia berharap kepengurusan yang baru nantinya dapat melanjutkan perjuangan dan semakin mengembangkan peran BKPRMI di Kabupaten Malinau.
Ia juga berpesan agar perhatian terhadap kesejahteraan guru-guru mengaji dan pengajar TPA terus ditingkatkan, mengingat peran mereka sangat penting dalam membentuk generasi yang beriman dan berakhlak. (**)

