MALINAU, MK – Pebiliar asal Kabupaten Bulungan, Rajas, berhasil mengukir prestasi dengan merebut gelar juara pertama pada Turnamen Bupati Malinau Cup yang berlangsung di One Shot Biliar Malinau, Minggu (16/8).
Tampil di partai puncak, Rajas menunjukkan permainan solid dan konsisten. Menggunakan sistem race to five, ia sukses mengalahkan pebiliar tuan rumah, Finno, dengan skor akhir 5-2.
Hasil tersebut menjadi bukti bahwa atlet biliar Bulungan mampu bersaing dengan pebiliar terbaik dari sejumlah kabupaten/kota di Kalimantan Utara.
Bupati Malinau Wempi W Mawa mengapresiasi pelaksanaan Turnamen Bupati Malinau Cup yang rutin diagendakan setiap tahun. Menurutnya, kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari para atlet biliar se-Kaltara.
Ia menilai turnamen ini bukan hanya menjadi ajang perebutan gelar, tetapi juga wadah bagi para atlet untuk mengukur kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan yang lebih besar.
“Saya mengapresiasi terhadap cabor-cabor yang sudah menyelenggarakan kegiatan BMC (Bupati Malinau Cup) ini yang berkolaborasi dengan KONI Malinau,” kata Wempi.
Menurutnya, pemerintah daerah terus berupaya menyediakan fasilitas olahraga secara bertahap. Fasilitas tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan para atlet untuk meningkatkan kemampuan dan prestasi.
Wempi mengatakan pemerintah daerah akan terus memberikan ruang kepada setiap cabang olahraga untuk berkembang. Namun, pembentukan organisasi dan penyusunan program kerja menjadi bagian penting sebelum dukungan fasilitas diberikan.
“Kita mendorong cabor untuk dibentuk dulu melalui organisasinya (KONI). Dengan menyusun sejumlah program kerja, lalu kita dukung melalui melengkapi fasilitasi olahraga,” jelasnya.
Lebih lanjut, Wempi menyebut Turnamen Bupati Malinau Cup juga menjadi bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalimantan Utara yang dijadwalkan berlangsung November mendatang. Malinau sendiri dipercaya menjadi tuan rumah dalam ajang tersebut.
“Kami melihatnya ini pun sebagai uji kemampuan atlet-atlet wilayah Kaltara. Mengingat atlet-atlet yang ikut serta pada turnamen ini tentunya dipersiapkan bagi kabupaten/kota pada ajang Porprov mendatang,” tuturnya.
Dalam turnamen tersebut, Rajas dari Bulungan keluar sebagai juara pertama. Sementara posisi runner-up ditempati Finno dari Malinau, sedangkan peringkat ketiga diraih atlet asal Tarakan.
Wempi berharap ajang seperti ini dapat terus menjadi ruang bagi atlet untuk berkompetisi dan meningkatkan pengalaman sebelum menghadapi Porprov II Kaltara.
Terpisah, Ketua KONI Bulungan Heru Rachmady turut menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Rajas membawa pulang gelar juara.
“Alhamdulillah apresiasi buat atlet Bulungan yang sudah menorehkan prestasi terbaiknya. Tentu ini merupakan kado terbaik yang dipersembahkan cabor POBSI Bulungan pada peringatan HUT ke-81 RI bagi Kabupaten Bulungan,” ujar Heru.
Heru menilai capaian tersebut tidak terlepas dari kerja keras serta keseriusan jajaran pengurus POBSI Bulungan dalam mempersiapkan para atlet.
Ia menambahkan, turnamen di Malinau menjadi kesempatan bagi atlet yang menjalani program training camp (TC) di Bulungan untuk menguji hasil latihan mereka.
“Saya kira ini merupakan miniaturnya Porprov II Malinau, dikarenakan para peserta hampir semua kabupaten/kota menurunkan atlet yang akan memperkuat skuad biliar di masing-masing daerah,” pungkasnya. (Fy/red)

