Gerindra Kembali Salahkan PKS

by Muhammad Reza

Jakarta – Partai Gerindra DKI menyalahkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DKI yang membuat proses pemilihan calon wakil gubernur DKI Jakarta molor. Padahal, nama pengganti Sandiaga Uno ditargetkan rampung pada 10 Februari 2019.

Ketua DPD Gerindra DKI M Taufik.

“Ya, mekanismenya yang keliru, coba dia ngasih ke kita. Iya dong, kesepakatannya seperti itu. Bukan humas (Ketua DPW PKS DKI Jakarta Syakir Purnomo) yang menentukan. Emang pangkatnya humas apa?” kata Ketua DPD Gerindra DKI M Taufik saat dihubungi, Kamis, 14 Februari 2019.

Taufik mengaku baru menerima hasil rekomendasi dari tim panelis terhadap ketiga cawagub pada Jumat, 8 Februari 2019. Sedangkan, dia butuh waktu untuk melihat hasil rekomendasi tersebut.

“Kita mesti bahas masing-masing internal,” ketus dia.

Ada tiga kader PKS yang disodorkan untuk menjadi cawagub DKI Jakarta, yakni mantan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu, Sekretaris DPW PKS DKI Agung Yulianto, dan Ketua Fraksi PKS di DPRD DKI Abdurrahman Suhaimi.

Mereka telah menjalani uji kelayakan dan kepatuhan sesuai yang diminta Gerindra. Taufik menegaskan tak ada target untuk menentukan cawagub DKI ini. Tapi, dia meyakini bulan ini sudah ada keputusan dari tiga nama itu yang akan diusulkan untuk menggantikan Sandi.

“Ya Insyaallah (Februari selesai),” ucap dia.

Ketua DPW PKS DKI Jakarta Syakir Purnomo lebih dulu mengumumkan dua calon wakil gubernur yang lolos uji kepatutan dan kelayakan. Keduanya yakni Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu, Sekretaris DPW PKS DKI Agung Yulianto.

Taufik menilai pengumuman itu salah kaprah. Sebab, hasil dari tim panelis mestinya dibahas lebih dulu dengan dua partai pengusung, Partai Gerindra dan PKS.

Sumber: Medcom.id

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.