KPU Pastikan OTT Komisioner Tak Pengaruhi Persiapan Pilkada 2020

by Muhammad Reza

 

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman

Jakarta – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman memastikan penangkapan Komisioner KPU Wahyu Setiawan, tak mengganggu kinerja pihaknya. Termasuk menyiapkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun ini.

“Enggak ada kaitannya dengan Pilkada 2020. Pilkada tetap jalan sebagaimana sesuai jadwal yang disusun,” kata Arief di Gedung KPK Jakarta, Rabu, 8 Januari 2020.

Menurut dia, saat ini Wahyu membidangi divisi sosialisasi dan partisipasi masyarakat di KPU. Ia belum bisa berandai-andai terkait posisi Wahyu di KPU nantinya.

Yang jelas, kata Arief, tugas di KPU tak terganggu kalaupun Wahyu ditahan. Tugas Wahyu bisa diambil alih sementara oleh wakil divisi.

“Nanti wakil divisi yang akan menjalankan tugasnya. Kita tunggu hasil pemeriksaan,” ujarnya.

Dia juga menegaskan pihaknya tak akan melindungi Wahyu. Arief memastikan jajarannya siap dimintai keterangan oleh penyidik KPK.

“KPU akan tetap bekerja sama, prinsip terbuka,” kata Arief.

Arief janji tak mempersulit gerak penyidik KPK dalam mengusut kasus dugaan rasuah yang menyeret komisioner KPU Wahyu Setiawan. KPU siap menyodorkan data-data yang dibutuhkan penyidik.

“Jadi kalau KPK butuh keterangan dan data apapun dari KPU,kami sangat terbuka,” ujarnya.

Wahyu ditangkap KPK siang tadi di kawasan Jakarta. Ia merupakan sati dari tujuh komisioner KPU.

Ada tiga orang yang turut ditangkap bersama Wahyu. KPK belum memerinci perkara apa yang menyeret petinggi penyelenggara pemilu itu. Termasuk, orang-orang yang ditangkap bersama Wahyu. (medcom)

Related Articles

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.