Nekat Loloskan Sabu, Napi Lapas Tarakan Diangkut Polisi

by Muhammad Aras

Tampak warga binaan Lapas Tarakan (NL) saat di kembalikan ke Lapas Tarakan, Kamis (04/10)

Tarakan, MK  – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tarakan kembali menjadi sorotan setelah salah seorang narapidana diduga mencoba meloloskan sabu-sabu keluar Lapas. Aksi nekat tersebut terjadi pagi tadi, Kamis (04/10) sekira pukul 10.00 Wita.

Kepala Divisi (Kadiv)  Pemasyarakatan Kanwil Hukum dan HAM Kaltim dan Kaltara, Agus Toyib  mengaku Napi tersebut  mencoba meloloskan sabu dengan cara melempar ke luar. Namun, aksinya diketahui petugas Lapas dan langsung dilaporkan ke kepolisian.

“Ada pelemparan narkoba dan itu pernah juga sebelumnya begitu. Kemudian petugas kami melaporkan  Polri, Namun identitasnya belum diketahui karena masih dilakukan pemeriksaan,” ujarnya  kepada Metro Kaltara, Kamis (04/10).

Menurut Agus, keadaan di Lapas sempat tegang setelah polisi mencoba menjemput pelaku untuk diperiksa. Sejumlah warga Lapas sempat menolak dengan aksi protes mereka, beruntung para Napi tidak sampai bertindak anarkis.

Kondisi juga bisa diredam setelah petugas Lapas dibantu aparat kepolisian turun menenangkan massa .Pelaku sendiri berhasil di bawa ke Mako Polres Tarakan untuk menjalani pemeriksaan. Selain mengamankan seorang narapidana, polisi juga memeriksa salah satu pengunjung yang diduga mengetahui kasus tersebut.

“Ketika peristiwa pelemparan sabu itu terjadi, pengunjung tersebut tidak jauh dari pelaku sehingga diduga melihat apa yang dilakukannya. Karena itu ia  diamankan untuk diminta keterangan,” terangnya.

Adapun barang buktinya, beber Agus Toyib, sudah berada di luar pagar Lapas di bagian belakang. Beruntung, tidak ada orang yang mengambilnya. Sehingga ketika polisi datang memeriksa TKP, ditemukan barang tersebut. Namun, Agus Toyib tidak mengetahui berat sabu-sabunya.

“Saya juga belum melihat barangnya karena saya juga dilapori. Yang jelas BB itu sudah ada di kepolisian. Yang paling tahu yang berwenang,” tambahnya.

Sementara itu Polres Tarakan melalui Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) ,  telah memeriksa pelaku. Diketahui, dua orang yang diperiksa itu berinisial NL (Narapidana) dan GH (pengunjung). Polisi juga telah memastikan bahwa barang bukti itu memang benar sabu.

“Dipastikan sabu, beratnya 5,34 gram,” ujar Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Paur Subbag Humas  Ipda Denny Mardiyanto. (ars)

Related Articles

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.