OJK Tegaskan Dukungan Pembiayaan MBG dan Koperasi Merah Putih, Wanti-wanti Risiko Kredit Macet

by Isman Toriko

TANA TIDUNG, Metroklatara.com – (OJK) menegaskan komitmennya dalam mendukung agenda prioritas pemerintah pusat, khususnya terkait pembiayaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penguatan Koperasi Merah Putih.

Hal tersebut disampaikan oleh Yulianta, Kepala Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Kaltimtara, yang menegaskan bahwa OJK berada di garis depan dalam mengawal implementasi kebijakan pemerintah, terutama dalam membuka akses pembiayaan melalui sektor perbankan.

“Pada intinya kami mendukung penuh program pemerintah, baik MBG maupun Koperasi Merah Putih. Ini merupakan program strategis dari Presiden, tentu OJK memberikan dukungan penuh,” ujarnya usai kegiatan sosialisasi di Pendopo Djaparuddin, Tideng Pale, Selasa (14/4).

Dalam mendukung pembiayaan tersebut, OJK mendorong peran aktif perbankan, khususnya bank-bank yang tergabung dalam (Himbara), agar dapat menyalurkan kredit secara optimal kepada pelaku usaha maupun koperasi yang terlibat dalam program tersebut.

Namun demikian, OJK mengingatkan bahwa ekspansi pembiayaan harus tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian. Risiko kredit bermasalah atau kredit macet menjadi perhatian utama agar program strategis ini tidak menimbulkan dampak negatif terhadap stabilitas sektor keuangan.

“Yang perlu dijaga adalah risiko kredit macet. Itu pasti menjadi perhatian dalam setiap skema pembiayaan,” tegas Yulianta.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini skema teknis penyaluran pembiayaan masih dalam tahap pembahasan lintas lembaga. Koordinasi intensif tengah dilakukan antara OJK pusat, Kementerian Keuangan, serta pihak perbankan guna memastikan mekanisme yang tepat dan berkelanjutan.

“Masih perlu koordinasi lebih lanjut antara OJK, Kementerian Keuangan, dan perbankan terkait mekanismenya. Banyak hal yang masih harus dipersiapkan,” pungkasnya.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya sinergi antara regulator dan pelaku industri jasa keuangan dalam memastikan program prioritas nasional dapat berjalan efektif, sekaligus tetap menjaga kesehatan sistem keuangan nasional. (rko)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses