Penipuan Jual Beli LPG, Pria Asal Bulungan Ditangkap di Nunukan

by Muhammad Reza

“Katanya setelah (Shalat) Dzuhur, dia (pelaku) akan mendatangkan tabungnya. Tapi dia minta uang panjar lagi sebesar Rp500 ribu,” ujar Lusgi.

Hingga siang hari, tabung LPG yang dijanjikan pelaku tak kunjung datang. Melainkan, pelaku kembali mendatangi kios korban dengan dalih ingin mengambil tabung gas yang kosong milik korban. Suami korban yang saat berada di kiosnya, hanya mempercayai apa yang dilakukan oleh pelaku.

“Dia (bilang) ke suami korban, kalau dia sudah bicara sama istrinya. Makanya percaya saja. Tapi saat itu, sepuluh tabung (kosong) saja yang diberi kepada pelaku,” imbuhnya.

Setelah mengambil tabung gas kosong, korban dan suaminya mulai menaruh kecurigaan. Karena setelah berhari-hari pelaku di tunggu untuk membawa tabung yang sudah di tukarnya tak kunjung datang. Bahkan, ketika pelaku akan di hubungi, ternyata nomor telepon milik korban telah di blokir oleh pelaku.

Korbanpun melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian dan langsung dilakukan penyelidikan. Pelaku pun akhirnya diamankan dikediamannya di Jalan Pangeran Antasari, Kecamatan Nunukan. Polisi pun turut mengamankan beberapa barang bukti lain, diantaranya satu unit kendaraan motor merk Xeon, 10 biji tabung gas dan sejumlah uang yang diduga hasil penipuan pelaku.

“Kami juga mengamankan 16 tabung yang diduga hasil penipuan juga. Kemungkinan korbannya ini lebih dari satu orang,” ucapnya.

Pelakupun sudah di giring ke Makopolrea Nunukan. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku akan dikenakan pasal 378 KUHP subsider pasal 372 KUHP. (rm)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses