PLBN Sebatik, Arti Penting Berlakunya Hukum Nasional

by Redaksi Kaltara

Nunukan, MK – Deputi Bidang Pengelolaan Batas Negara, Robert Simbolon mengatakan hal penting hadirnya PLBN (Pos Lintas Batas Negara) di wilayah perbatasan Negara, khususnya di pulau Sebatik, yaitu sebagai bukti bahwa hukum nasional berjalan dengan baik, dan menjadi episentrum aktifias ekonomi masyarakat. Hal itu dikatakannya saat sesi wawancara dengan awak media di sela sela kunjungannya di PLBN Sungai Nyamuk Sebatik, Jumat (15/07).

Robert Simbolon  menjelaskan, bagi negara kehadiran PLBN ini sangat penting untuk membuktikan bahwa hukum Nasional kita berguna dengan baik.

“Apapun aktivitas yang ada di perbatasan kita harus pastikan bahwa aktivitas itu berlangsung sesuai dengan hukum Nasional, hukum di bidang Kemigrasian, hukum di bidang Pabean, hukum di bidang ke Karantina dan masuk di bidang hukum Keamanan dan pertahanan Negara”, ujarnya.

Yang kedua, bahwa bagi masyarakat kehadiran PLBN ini sekaligus menjadi episentrum dan pusat perkembangan aktivitas masyarakat.

“Terutama aktivitas ekonomi masyarakat kita yang akan terus mengembangkan kawasan PLBN ini menjadi kawasan tumbuh secara ekonomi di masyarakat dalam hal ini masyarakat Sebatik”, tambahnya.

Terkait komunikasi dengan Malaysia, pemerintah terus melakukan komunikasi intensif melalui berbagai forum.

“Untuk negara tetangga kita terus melakukan komunikasi dan dialog dengan pihak Malaysia dengan forum-forum resmi dan informal juga kita lakukan, prinsipnya pihak Malaysia menyambut baik kehadiran PLBN Sei nyamuk ini, walaupun ada hal-hal lain terus yang akan kita pastikan terselesaikan untuk nanti PLBN maksimal berfungsi dan diterima kedua belah pihak.  Dalam kaitan ini Malaysia memberikan catatan untuk kita sama-sama melakukan percepatan penyelesaian Outstanding Boundary Problems (OBP) pulau Sebatik dan akan segera diupayakan”, ujarnya. (sk/red)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.