Rapat Perdana Camat Sebatik Utara Fokus Pada Kesiapan MTQ Dan Isu Strategis Daerah

by Redaksi Kaltara

Sebatik Utara, MK – bertempat di Aula Pertemuan Garuda Perkasa Kantor Camat Sebatik Utara dilaksanakan rapat perdana paska pelantikan PNSD beberapa waktu lalu. Camat Sebatik Utara, Andi Calo, SE., M.A.P., memimpin rapat perdana dalam rangka menindaklanjuti kesiapan Kecamatan Sebatik Utara untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat kabupaten yang akan dilaksanakan di Sebatik Barat pada tanggal 24 hingga 29 April 2026. Senin (13/4/2026).

Dalam arahannya, Camat menegaskan bahwa seluruh persiapan harus dilakukan secara cepat dan maksimal mengingat waktu pelaksanaan yang semakin dekat. Ia menyebutkan bahwa seluruh jajaran perlu bekerja secara intensif dan terkoordinasi.

“Kita harus bekerja secara marathon karena waktu yang tersisa hanya beberapa hari lagi. Saya harap seluruh tim dapat bergerak cepat dan solid agar kita bisa mengikuti MTQ ini dengan maksimal,” ujar Andi Calo.

Selain membahas kesiapan MTQ, rapat juga menyoroti situasi ketertiban masyarakat. Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) melaporkan perkembangan terbaru terkait pengawasan tempat-tempat hiburan yang menjadi perhatian publik. Ia menjelaskan bahwa kewenangan penutupan sementara usaha berada pada dinas terkait, sementara keputusan akhir berada di tangan Bupati.

“Untuk penutupan sementara, kewenangan ada di dinas terkait dan keputusan akhir berada di tangan Bupati. Saat ini kita masih menunggu hasil rapat lanjutan,” jelasnya.

Lebih lanjut, disampaikan pula rencana kegiatan pemusnahan barang kedaluwarsa yang, insyaallah, akan dilaksanakan dalam waktu dekat apabila tidak terdapat kendala.

“Insyaallah, jika tidak ada halangan, besok kita akan melaksanakan kegiatan pemusnahan barang kedaluwarsa sebagai bentuk komitmen kita menjaga keamanan dan kesehatan masyarakat,” tambah Camat.

Rapat juga membahas agenda strategis lainnya, yakni Rapat Perencanaan Penataan Ruang Kawasan Perbatasan Negara Eks Outstanding Boundary Problem (OBP) Simantipal, Pulau Sebatik dan Segmen Sungai Sinapad-Sesai. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Nunukan pada Kamis, 16 April 2026.

“Penataan kawasan perbatasan ini sangat penting untuk memastikan kejelasan wilayah dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan di daerah perbatasan,” tutupnya.

Melalui rapat perdana ini, diharapkan seluruh jajaran Kecamatan Sebatik Utara dapat meningkatkan koordinasi dan kesiapan dalam menghadapi berbagai agenda penting, baik dalam bidang keagamaan, ketertiban masyarakat, maupun pembangunan kawasan perbatasan. (**)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses